Oyarzabal bungkam kritik, cetak dua gol cepat di Piala Dunia

Mira T. · 2 min baca · 6 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Oyarzabal bungkam kritik, cetak dua gol cepat di Piala Dunia

Gambar atau konten salah?

Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Arab Saudi di Atlanta Stadium pada Minggu, 21 Juni 2026, berakhir dengan skor telak 4-0 untuk tim Matador. Kemenangan ini menjadi milik Grup H, dan sorotan utama jatuh pada seorang pemain yang sebelumnya berada dalam tekanan berat.

Mikel Oyarzabal, pemain depan Real Sociedad, tampil gemilang. Ia membuka pertandingan dengan memberikan assist untuk gol pertama Spanyol yang dicetak oleh Lamine Yamal pada menit ke-10. Tidak berhenti di situ, Oyarzabal kemudian mencetak dua gol dalam waktu singkat, yaitu pada menit ke-21 dan ke-24. Satu gol tambahan untuk Spanyol tercipta dari gol bunuh diri pemain Arab Saudi, Hassan Altambakti, setelah jeda pertandingan di menit ke-49.

Penampilan ini menjadi pembuktian nyata bagi Oyarzabal. Sebelumnya, ia mendapat banyak kritik karena tampil di bawah standar saat Spanyol ditahan imbang 0-0 oleh Cape Verde di laga pembuka Grup H. Dalam pertandingan tersebut, Oyarzabal bahkan tidak menyentuh bola selama 30 menit pertama dan hanya melepaskan satu tembakan ke arah gawang sepanjang 90 menit. Kondisi ini membuat banyak pihak menyarankan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, untuk tidak menurunkannya sebagai pemain inti saat melawan Arab Saudi.

Namun, De la Fuente tetap memberikan kepercayaan kepada pemain berusia 29 tahun itu. Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh Oyarzabal. Ia tidak hanya menjadi aktor kunci dalam kemenangan, tetapi juga mencatatkan rekor di Piala Dunia. Oyarzabal menjadi pemain kedua dalam sejarah turnamen yang mampu terlibat langsung dalam tiga gol (satu assist dan dua gol) dalam 25 menit pertama pertandingan. Rekor ini menyamai catatan pemain Hungaria, Laszlo Fazekas, yang juga mencetak satu gol dan dua assist di 25 menit awal saat melawan El Salvador pada Piala Dunia 2026.

Kemenangan ini membawa Spanyol ke puncak klasemen Grup H dengan empat poin. Mereka unggul tiga angka dari tim-tim lain di grup, yaitu Uruguay, Cape Verde, dan Arab Saudi. Bagi Oyarzabal, pertandingan ini menjadi momen yang membungkam kritik dan menunjukkan bahwa dirinya memang layak mengisi lini depan tim nasional Spanyol.

Konteks tambahan: Performa buruk Oyarzabal di laga sebelumnya, di mana ia nyaris tidak berkontribusi, menjadi kontras dengan penampilannya yang cemerlang saat melawan Arab Saudi. Kepercayaan pelatih yang tidak goyah pada akhirnya menghasilkan tiga poin penting bagi Spanyol di Piala Dunia 2026.

Piala Dunia 2026SpanyolArab SaudiMikel OyarzabalLamine YamalGrup HAtlanta Stadium

Komentar

Memuat komentar...