Pasangan Digerebek di Kamar Mandi Masjid Magelang

Bambang W. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pasangan Digerebek di Kamar Mandi Masjid Magelang

Gambar atau konten salah?

Di Magelang, sebuah video memperlihatkan seorang pria dan wanita yang digerebek warga saat berada di dalam kamar mandi kompleks Masjid Baitussalam, di daerah Prajenan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Video tersebut menyebar luas di media sosial. Pasangan yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh itu sempat diinterogasi oleh warga setempat sebelum akhirnya dibawa ke kantor polisi.

Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @magelang_raya. Dalam rekaman, terlihat pria keluar lebih dulu dari kamar mandi, disusul oleh wanita beberapa saat kemudian. Peristiwa penggerebekan ini terjadi pada hari Senin, 13 Juli 2020, sekitar pukul 08.00 WIB. Warga sengaja melakukan pemantauan karena pasangan tersebut sebelumnya pernah datang ke masjid dengan berboncengan motor.

Pria yang diamankan berinisial MN (24), seorang warga Mertoyudan. Sementara wanita berinisial ER (20), berasal dari Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Novi Irmawati (31), warga Prajenan, Mertoyudan, mengaku sebagai orang pertama yang mencurigai pasangan itu. "Yang pertama tahu saya. Kan emang tak incer. Udah lama, sebulan lalu emang kejadian ada di sana. Yang pertama di kamar mandi cowok, tapi waktu itu saya enggak punya bukti," kata Novi saat ditemui pada Selasa, 14 Juli 2020.

Novi menceritakan, saat itu ia melihat keduanya datang berboncengan. Ia terus memantau dan memperhatikan pria itu turun dari motornya. "Berdua boncengan. Cowoknya masuk lewat sana. Terus agak lama, tapi cewek kan masih di motor. Positif saja kan pikirannya saya (nggak turun dari motor). Lima menitan, ceweknya turun (masuk)," sambung Novi.

Ia kemudian berpura-pura membuang sampah di dekat masjid. Dari sana, Novi melihat motor terparkir, tetapi kedua orang itu tidak ada di luar. "Aku masuk (ke kamar mandi cewek). Lho kok di dalam berdua. Enggak kedengaran sih (dari luar)," ujarnya.

Novi segera memanggil tetangganya, Evan. Ia memberitahu bahwa ada motor yang diparkir, tetapi pengendaranya masuk ke kamar mandi. Novi juga mengajak tetangganya yang lain, Ririn Puji Astuti (33), untuk membawa ponsel dan merekam kejadian tersebut. "Nek enggak direkam enggak ada bukti kan. Aku manggil Mas Evan, manggil Mbah Basuni juga (ada empat orang). Njur digedor-gedor (pintu kamar mandi cewek). Tapi, diam saja, setelah digedor lagi yang cewek menjawab. Katanya di dalam sendirian," tuturnya.

Mendengar jawaban itu, Novi terus memutari area masjid. Namun, ia tidak menemukan pria tersebut. Kemudian, tetangganya mencari tangga untuk melihat dari atas. Novi diminta untuk melihat, tetapi tidak terlihat apa-apa. Ririn kembali menggedor pintu. Tidak lama kemudian, pria itu keluar. "Begitu digedor-gedor, langsung keluar, yang cowok dulu. (Terlihat) Pakaian teng srantel (pakai perempuan di cantelan). Yang cowok mungkin pas keluarnya lama paling pakai baju," katanya.

Sementara itu, Ririn mengatakan wanita di dalam toilet sempat tidak mau keluar. Namun, wanita itu akhirnya keluar setelah dibujuk dan diberi kesempatan untuk memakai baju terlebih dahulu. "Tak suruh pakai baju komplit dulu, baru keluar. Itu keluarnya takut, terus ngandeng di belakang saya terus," kata Ririn. "Saat diminta KTP (perempuan ketakutan). Akhirnya mau menyerahkan KTP-nya," ujar dia.

Setelah itu, warga melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. RT kemudian melaporkan ke kepala dusun, hingga akhirnya sampai ke petugas. Pasangan itu kemudian dibawa ke Mapolsek Mertoyudan.

Secara terpisah, Kapolsek Mertoyudan, AKP Aris Mulyono, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. "Sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Mboten (tidak ke kasus pidana)," kata Aris dalam pesannya.

Peristiwa ini menunjukkan bagaimana warga setempat bertindak atas dasar kecurigaan yang sudah berlangsung selama sebulan. Meski sempat ramai di media sosial, kasus ini tidak berlanjut ke ranah pidana dan diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak kepolisian setempat.

penggerebekanmasjidkamar mandipasanganMagelangviralmediasosial

Komentar

Memuat komentar...