Pelindo Ajukan Penyesuaian Tarif Kepelabuhanan setelah 7 Tahun
Gambar atau konten salah?
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengajukan penyesuaian tarif layanan kepelabuhanan. Perusahaan menilai langkah ini penting karena biaya operasional kepelabuhanan Pelindo terus meningkat.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa tarif layanan kepelabuhanan tidak pernah disesuaikan sejak tujuh tahun terakhir. Ia juga mengingatkan bahwa regulasi mengizinkan revisi tarif setiap tiga tahun. “Setelah kami analisa, tarif yang berlaku sekarang sudah 7 tujuh tahun tidak di-renewal, tidak direvisi. Namun, peraturannya kita boleh merevisi ini setiap 3 tahun. Tetapi sudah 7 tahun tidak direvisi,” ujarnya.
Rapat ini berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada 02 April 2026, bersama Komisi VI. Muchtasyar menjelaskan bahwa Pelindo telah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai penyesuaian tarif ini. Dalam diskusi tersebut, Pelindo menegaskan urgensi penyesuaian tarif berdasarkan kenaikan biaya operasional perusahaan. “Kami berdiskusi dengan Kemenhub, bahwa operating cost kita naik, dan juga inflasi, kita nggak usah ngomong inflasi, tapi langsung transparan ke cost operation yang kita harus tanggung, itu sudah menjadi tidak layak lagi kalau ini tidak disesuaikan,” jelasnya.
Pelindo berharap persetujuan penyesuaian tarif dapat segera diperoleh dari pemerintah. Muchtasyar menambahkan, penyesuaian tarif ini menjadi solusi quick win yang berdampak nyata pada kinerja keuangan perseroan di tahun 2026. “Insyaallah ini kita bisa terapkan, dan itu akan menambah revenue kita sebagai program-program quick win. Karena quick win itu berarti harus terlaksana, harus berimbas, harus terdampak di tahun 2026 ini juga,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan pendapatan Pelindo dan memastikan layanan kepelabuhanan tetap berkelanjutan di tengah tekanan biaya operasional yang terus meningkat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Perpanjang ke Bekasi, Tangerang: 48 Stasiun, 600k Penumpang
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
