Pelindo Usulkan Parkir Baru, Siap Tangani Lalu Lintas Priok
Gambar atau konten salah?
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengakui bahwa Pelabuhan Tanjung Priok menghadapi masalah lalu lintas. Banyak pemilik kendaraan memilih menaruh mobil atau truk di sisi jalan daripada masuk ke area parkir yang disediakan oleh Pelindo.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menjelaskan alasan di balik perilaku tersebut. Ia mengatakan, “pemilik kendaraan menghindari tarif parkir pelabuhan sebesar Rp 20.000 hingga Rp 30.000. Dengan memarkirkan kendaraannya di sisi jalan, pemilik kendaraan hanya membayar Rp 10.000.”
“Mereka kadang lebih enak di sini (sisi jalan), saya enggak bayar Rp 20.000, Rp 30.000 sehari. Dia taruh, tinggal kasih Rp 10.000, dibandingkan dia harus masuk kantong (lokasi parkir). Ini menjadi kendala,” ungkap Muchtasyar dalam rapat bersama Komisi VI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 02 April 2026.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa Pelindo sedang mencari lahan parkir baru untuk mengakomodasi parkir liar di sekitar pelabuhan. “Pelindo juga tengah berkoordinasi dengan Korlantas dan Dinas Perhubungan Provinsi untuk menindak parkir liar,” ujarnya. Ia menambahkan, “Ini perlu peran dari stakeholder terkait, apakah itu Korlantas, termasuk juga DLAJ, Dinas Perhubungannya Provinsi, untuk menertibkan. Karena kita tidak punya fungsi penindakan,” jelasnya.
Pelindo juga sedang memproses pembangunan Proyek New Priok Eastern Access (NPEA). Proyek ini akan menghubungkan Terminal Kalibaru langsung melalui Tol Cibitung‑Cilincing. Saat ini, Pelabuhan Tanjung Priok sudah terintegrasi dengan jalur Jakarta‑Cikampek (Japek).
“Tanjung Priok itu memang sangat masalah tata lalu lintasnya. Jadi memang kita sudah dengan program kita yang Kalibaru, yang ada jalan baru itu. Dan kita mengintegrasikan Japek dengan ini. Harapannya nanti dari Priok itu bisa langsung menggunakan jalan yang baru itu, yang dari kalibaru, CT2 itu, langsung masuk ke tol itu, dengan tol itu harganya sudah dimurahkan,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pelindo berharap dapat mengurangi parkir liar, menata lalu lintas, dan memperlancar akses pelabuhan melalui jaringan jalan baru.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
