Pemadaman Listrik Ganggu Konferensi Pers Investasi Jakarta

Dedi S. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Pemadaman Listrik Ganggu Konferensi Pers Investasi Jakarta

Gambar atau konten salah?

Pemadaman listrik menyebar ke sebagian wilayah Jakarta pada siang hari, mengganggu jalannya konferensi pers di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan.

Acara tersebut membahas realisasi investasi triwulan‑I 2026 dan penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti hadir.

Agenda awal berjalan lancar. Airlangga Hartarto memulai sambutannya dengan menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga. Selanjutnya, Rosan Roeslani memaparkan capaian investasi triwulan‑I 2026. Saat Amalia menjelaskan implementasi KBLI 2025, lampu tiba‑tiba padam.

Ruangan menjadi gelap dan hening beberapa detik. Amalia menghentikan paparan, tersenyum, kemudian lampu kembali menyala, dan konferensi berlanjut.

Pemadaman disebabkan gangguan suplai listrik. PT PLN (Persero) sedang memulihkan sistem kelistrikan secara bertahap, baik melalui kontrol maupun penanganan langsung di lapangan. “Secara bertahap, proses penormalan pasokan listrik dilakukan PLN baik di sistem kontrol maupun di lapangan, sejak awal terjadi gangguan. Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan,” ujar Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Haris Andika dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

PLN juga menelusuri sumber penyebab gangguan yang terjadi. Tim teknis melanjutkan upaya pemulihan hingga sistem kembali stabil.

Konferensi tetap berlangsung meski gangguan listrik, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kelancaran proses investasi dan statistik, sementara PLN berfokus pada penyelidikan dan pemulihan infrastruktur.

Pemadaman listrikJakartaKonferensi persKementerian InvestasiPLNKBLIInvestasi triwulan-I 2026

Komentar

Memuat komentar...