Pemain Spanyol Kecam Komentar Rasis Rajoy soal Timnas Prancis

Ningsih R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pemain Spanyol Kecam Komentar Rasis Rajoy soal Timnas Prancis

Gambar atau konten salah?

Mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, membuat pernyataan kontroversial yang dianggap rasis terhadap Timnas Prancis. Dalam kolomnya di media El Debate, Rajoy menulis bahwa Prancis tidak memiliki pemain asli Prancis, merujuk pada fakta bahwa sebagian besar pemain Les Bleus adalah keturunan imigran.

"Prancis dua kali menjadi juara Piala Dunia, mereka berada di peringkat nomor satu FIFA, dan merupakan tim yang kuat. Mereka akan menjadi lawan tangguh bagi Spanyol, meskipun tidak memiliki pemain Prancis asli," tulis Rajoy dalam kolomnya.

Pernyataan itu langsung menuai reaksi dari para pemain Spanyol. Bek Pau Cubarsi angkat bicara dan menekankan pentingnya toleransi. "Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, pada akhirnya mereka adalah orang Prancis, terlepas dari warna kulit mereka. Kita harus bersikap toleran terhadap semua orang," kata Cubarsi kepada radio Catalan RAC1, seperti dilansir ESPN. "Warna kulit tidaklah penting, karena kita semua adalah manusia dan layak dihormati," tambah bek Barcelona itu.

Striker Borja Iglesias juga menyayangkan komentar Rajoy. Ia justru melihat keberagaman sebagai kekayaan Prancis. "Ini mengejutkan saya karena kita masih berada di titik itu (bersikap rasis). Kekayaan kita justru terletak pada keberagaman asal-usul kita," ujarnya, seperti dikutip dari Onze Mondial. "Prancis juga sangat kaya di banyak bidang berkat keragaman asal-usul penduduknya. Pemain nasional kami juga mencerminkan multikulturalitas yang sama. Saya pikir kekayaan sejati negara kita justru ada pada keragaman ini," katanya.

Tulisan Rajoy muncul menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kolom Rajoy menyoroti bagaimana isu ras dan identitas nasional masih menjadi perdebatan di Eropa, terutama dalam konteks sepak bola. Para pemain Spanyol justru memilih untuk membela rekan-rekan mereka di Prancis, menegaskan bahwa kewarganegaraan tidak ditentukan oleh warna kulit atau latar belakang etnis.

Mariano RajoyrasisTimnas PranciskeberagamantoleransiPiala Dunia 2026Spanyol

Komentar

Memuat komentar...