Pemerintah Daftar WFH Satu Hari Mingguan untuk Kurangi BBM

Rini S. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 38 dibaca
Bisik.id
Pemerintah Daftar WFH Satu Hari Mingguan untuk Kurangi BBM

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Pemerintah akan menerapkan kerja dari rumah (WFH) satu hari dalam seminggu. Langkah ini diambil untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai antisipasi penurunan pasokan minyak akibat konflik di Timur Tengah.

Peraturan WFH berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta. Namun, belum semua sektor dapat menerapkan WFH; hal ini masih dalam kajian.

“WFH kadang sulit dilakukan karena ada tugas yang tidak bisa diselesaikan dari rumah,” kata Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, setelah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Salahuddin, Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (21 Maret 2026).

Purbaya menjelaskan WFH kemungkinan akan diselenggarakan setiap hari Jumat. Setelah Jumat, Sabtu dan Minggu biasanya merupakan hari libur.

“Jumat ditambah Sabtu‑Minggu menjadi tiga hari, cukup lama untuk mengisi kegiatan di rumah. Turisme juga bisa mendapat dorongan,” tambah Purbaya.

Rencana WFH akan dimulai setelah libur Lebaran, sedangkan hari pasti masih dalam proses penentuan. Purbaya memperkirakan konsumsi BBM dapat ditekan sekitar 20 % setelah kebijakan ini berjalan.

“Estimasi ini kasar. Saya tak hitung secara detail, namun kira‑kira 20 % dari konsumsi harian,” ujar Purbaya.

Ringkasan: Pemerintah rencanakan WFH satu hari seminggu untuk ASN dan pegawai swasta guna menghemat BBM. Kebijakan akan dimulai setiap Jumat, dengan harapan menurunkan konsumsi BBM sekitar 20 % setelah implementasi.

Work from HomeBBMPemerintahASNKebijakan WFHKonsumsi BBMPurbayaKemenkeu

Komentar

Memuat komentar...