Pengangguran Indonesia 1 Feb 2026: 7,24 Juta, Turun 35 Ribu

Fitri A. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Pengangguran Indonesia 1 Feb 2026: 7,24 Juta, Turun 35 Ribu

Gambar atau konten salah?

Jumlah pengangguran di Indonesia pada 1 Februari 2026 mencapai 7,24 juta orang. Angka ini turun 35 ribu dibandingkan 1 Februari 2025. Data ini didapat dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut hasil survei, 4,68% penduduk usia 15 tahun ke atas tidak bekerja, yang dikenal sebagai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Nilai ini turun 0,08% dibandingkan periode sebelumnya.

“Menurut daerah tempat tinggal, pada 1 Februari 2026 TPT perkotaan sebesar 5,60%, lebih tinggi dibandingkan TPT di daerah perdesaan sebesar 3,20%. Dibandingkan 1 Februari 2025, TPT perkotaan dan perdesaan masing-masing menurun sebesar 0,13 poin,”

Pengangguran didefinisikan sebagai penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha baru, sudah diterima kerja namun belum mulai, atau merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan (putus asa). TPT, di sisi lain, menunjukkan tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurangnya pemanfaatan pasokan tenaga kerja.

Distribusi usia menunjukkan kelompok muda (15‑24 tahun) memiliki TPT tertinggi, yaitu 16,36% pada 1 Februari 2026. Sementara itu, kelompok tua (60 tahun ke atas) memiliki TPT terendah, yaitu 1,89%.

“TPT menurut kelompok umur tersebut memiliki pola yang sama sejak 1 Februari 2024. Dibandingkan 1 Februari 2025 hanya kelompok umur 25‑59 tahun yang mengalami penurunan TPT yakni sebesar 0,11 poin, sementara kelompok umur lainnya mengalami kenaikan TPT,”

Jika dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan, TPT menunjukkan pola hampir sama dari 1 Februari 2024 hingga 1 Februari 2026. Pada 1 Februari 2026, TPT tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 7,74%, tertinggi dibandingkan tamatan pada jenjang pendidikan lainnya. TPT paling rendah berada pada tingkat pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 2,32%.

Secara keseluruhan, meski terjadi penurunan kecil dalam jumlah pengangguran, tingkat pengangguran tetap tinggi di kalangan muda dan lulusan SMK. Kondisi ini menandai ketidakseimbangan pasar kerja yang masih perlu diperhatikan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Pengangguran Indonesia 2026Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)Badan Pusat Statistik (BPS)Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas)Pasar kerja ketidakseimbanganKelompok muda 15-24 tahunLulusan SMK

Komentar

Memuat komentar...