Percepatan Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang Jelang Lebaran

Lia N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 32 dibaca
Bisik.id
Percepatan Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang Jelang Lebaran

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pekerjaan Umum, bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sedang mempercepat penanganan jalan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang. Ini merupakan respons terhadap laporan masyarakat mengenai kondisi permukaan jalan di beberapa lokasi yang saat ini masih dalam perbaikan.

Sejak 10 Maret 2026, langkah penanganan dilakukan dengan intensif menggunakan metode Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO) serta penanganan cepat (patching) di titik-titik yang membutuhkan perbaikan segera. Menurut Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, pemerintah mengutamakan perbaikan ini sebagai persiapan menjelang arus mudik Lebaran.

Perbaikan dilakukan secara bertahap, baik yang bersifat permanen maupun sementara, untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Dody juga menekankan pentingnya pengawasan dan respons cepat dalam penanganan kondisi jalan. "Tidak ada kompromi dalam penanganan kondisi jalan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang," tegasnya dalam keterangan tertulis pada 18 Maret 2026.

Lebih lanjut, Dody menginstruksikan tim Bina Marga untuk mengaktifkan penilik jalan di setiap ruas, dengan pemantauan jarak setiap 10 km hingga 30 km, tergantung kondisi wilayah. Mereka diharapkan melaporkan kualitas jalan setiap hari agar bisa segera ditindaklanjuti.

Dengan sistem pengawasan ini, diharapkan penanganan jalan dapat dimulai lebih awal, bahkan untuk kerusakan kecil agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Dody juga menyatakan bahwa pihaknya tengah menyempurnakan Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan.

Kepala BPJT, Wilan Oktavian, mengatakan bahwa BPJT akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap penanganan yang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memastikan semua pekerjaan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selama periode H-10 menjelang arus mudik, BPJT akan melakukan pengawasan intensif agar semua pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan.

Ruas Tol Jakarta-Tangerang sangat penting sebagai jalur utama lalu lintas dari DKI Jakarta ke wilayah Banten dan Sumatera, sehingga penanganan jalan menjadi prioritas menjelang mudik. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyatakan bahwa perbaikan perkerasan sudah dilakukan di beberapa titik prioritas. Hingga 16 Maret 2026, Jasa Marga Group telah menangani puluhan titik di ruas ini.

Perbaikan besar-besaran dihentikan sementara menjelang periode mudik untuk menjaga kelancaran lalu lintas, sementara perbaikan cepat tetap dilakukan di titik-titik yang memerlukan perhatian segera. Selain itu, Jasa Marga juga melakukan pemeliharaan rutin, termasuk pengecatan marka jalan dan perbaikan guardrail.

Pemerintah menyadari bahwa volume lalu lintas yang tinggi dan faktor cuaca dapat mempengaruhi kondisi permukaan jalan. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara berkelanjutan dengan fokus pada titik-titik yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kementerian PU, BPJT, dan BUJT terus memperkuat koordinasi dan respons cepat di lapangan untuk memastikan tindakan yang diperlukan dapat segera dilakukan.

Pemerintah mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas selama perjalanan mudik. Melalui kolaborasi yang terus berlanjut, pemerintah berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.

Kementerian Pekerjaan UmumRuas Tol Jakarta-Tangerangperbaikan perkerasanpenanganan cepatmudik Lebaranpengawasan ketatkeselamatan pengguna jalankolaborasi dan sinergi

Komentar

Memuat komentar...