Pertamina Siapkan SPBU Modular & Motoris BBM untuk Mudik 2026
Gambar atau konten salah?
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan rangkaian layanan energi baru untuk menanggapi lonjakan kendaraan saat mudik dan balik lebaran 2026. Fokusnya terletak pada penyediaan SPBU modular dan layanan motoris BBM di titik-titik strategis.
SPBU modular dirancang agar dapat dipasang di area yang belum memiliki fasilitas pengisian tetap, seperti rest area. Dengan menambah titik distribusi, Pertamina berharap mengurangi antrian panjang di SPBU utama dan mempermudah pengisian bahan bakar bagi pengendara.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menjelaskan bahwa layanan modular terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang meningkat setiap tahun. “Ada beberapa rest area tipe B dan tipe C. Itu yang kita siapkan layanan modular untuk menambah titik outlet layanan kami. Di aplikasi MyPertamina juga tersedia lokasi-lokasi layanan SPBU modular maupun reguler,” ujar Ega dalam konferensi pers Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 di Rest Area KM 57A Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.
Di aplikasi MyPertamina, pengguna dapat melihat peta lengkap lokasi SPBU modular maupun reguler. Aplikasi ini memudahkan pengendara untuk memilih titik pengisian terdekat, terutama di wilayah yang sering mengalami kemacetan.
Selain SPBU modular, Pertamina juga mengandalkan layanan motoris BBM sebagai solusi cepat di kondisi darurat. Layanan ini memungkinkan pengendara yang kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan tetap mendapatkan pasokan tanpa harus menuju SPBU. “Motoris BBM kami siapkan tidak hanya untuk kondisi darurat, tetapi juga mulai dimanfaatkan untuk pengantaran BBM ke titik tertentu saat pemudik beristirahat,” jelas Ega.
Untuk menyiapkan kesiapan di lapangan, Pertamina menyiagakan sekitar 96 unit layanan modular, hampir 200 motoris BBM, serta lebih dari 7.800 lembaga penyalur BBM di seluruh Indonesia. Angka ini mencerminkan upaya besar perusahaan untuk menjangkau setiap daerah, termasuk daerah terpencil.
Di titik krusial seperti Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Pertamina menyiapkan dua unit SPBU modular dengan kapasitas masing-masing 3.000 liter untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama periode mudik. Unit-unit ini akan beroperasi sepanjang hari, memastikan pasokan tetap stabil.
“Kami memastikan distribusi BBM tetap lancar, termasuk dengan menambah titik layanan melalui SPBU modular agar antrean di SPBU utama bisa terurai,” pungkas Ega. Pernyataan ini menegaskan komitmen Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar.
Selain fasilitas pengisian, Pertamina juga menghadirkan Serambi MyPertamina di sejumlah rest area. Fasilitas ini gratis bagi pemudik, menawarkan area bermain anak, kursi pijat, dan layanan perawatan ringan. Fasilitas ini bertujuan memberi ruang bagi pengendara untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Pengguna dapat mengetahui titik-titik lokasi SPBU Modular atau Kiosk Pertamina Siaga melalui aplikasi MyPertamina atau menghubungi Pertamina Contact Center 135. Informasi ini memudahkan perencanaan rute dan pengisian bahan bakar selama mudik.
Dengan inovasi layanan ini, Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan perjalanan mudik masyarakat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman. Langkah ini juga bertujuan meminimalisir potensi kemacetan akibat antrean pengisian bahan bakar, sehingga pengendara dapat lebih fokus pada perjalanan keluarga mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
