Pertamina Tetapkan Harga LPG 5,5 & 12 kg 18‑April 2026

Bima J. · 4 min baca · 1 bulan lalu · 83 dibaca
Bisik.id
Pertamina Tetapkan Harga LPG 5,5 & 12 kg 18‑April 2026

Gambar atau konten salah?

PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga LPG non‑subsidi terbaru pada hari Sabtu, 18 April 2026. Harga yang ditetapkan berbeda‑beda di setiap wilayah, sehingga konsumen di berbagai daerah akan merasakan variasi biaya yang cukup signifikan.

Menurut laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga LPG Bright Gas 5,5 kg kini berada di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 134.000 per tabung. Sementara Bright Gas 12 kg berada di kisaran Rp 220.000 hingga Rp 265.000 per tabung. Angka‑angka ini mencerminkan kebijakan harga yang disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen di masing‑masing daerah.

Di wilayah DKI Jakarta, Bright Gas 12 kg dipatok Rp 228.000 per tabung dan Bright Gas 5,5 kg berada di Rp 107.000. Harga ini berlaku untuk pengisian ulang tabung di wilayah dengan radius 60 km dari SPBE. Jika konsumen berada di luar radius tersebut, biaya distribusi tambahan akan dikenakan dengan tarif yang wajar.

Harga ex‑agen yang tercantum sudah termasuk margin agen, PPN, dan PPh sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, harga jual di tingkat agen tidak hanya mencerminkan biaya bahan bakar, tetapi juga biaya operasional dan pajak yang harus ditanggung oleh agen.

Seiring dengan kenaikan harga, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons laporan tentang harga LPG non‑subsidi 12 kg yang naik. Ia menegaskan bahwa LPG 12 kg ditujukan bagi orang-orang yang mampu, sehingga kenaikan harga tidak seharusnya menjadi masalah bagi mereka.

Bahlil menjawab pertanyaan yang diajukan tentang siapa target konsumen LPG non‑subsidi: "Saya mau tanya, kalau nonsubsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Ya udah orang mampu, kan gini lho bos, negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara‑saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu itu aja kok," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 17 April 2026.

Di sisi lain, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah menjamin harga LPG 3 kg tidak naik. Ia menambahkan bahwa keputusan ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. "Kalau yang subsidi tetap (LPG 3 kg). Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah Presiden dan perintah juga aturan. Jadi itu ya," jelasnya.

Berikut rincian harga LPG non‑subsidi per 18 April 2026 di berbagai wilayah Indonesia:

  • Aceh: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Sumatera Utara: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Sumatera Barat: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Riau: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Kepulauan Riau: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Free Trade Zone (FTZ) Batam: Bright Gas 12 kg – Rp 208.000, Bright Gas 5 kg – Rp 100.000
  • Jambi: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 100.000
  • Bengkulu: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Sumatera Selatan: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Bangka Belitung: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Lampung: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • DKI Jakarta: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Banten: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Jawa Barat: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Jawa Tengah: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • DI Yogyakarta: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Jawa Timur: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Bali: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Nusa Tenggara Barat: Bright Gas 12 kg – Rp 228.000, Bright Gas 5 kg – Rp 107.000
  • Kalimantan Selatan: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Kalimantan Timur: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Kalimantan Utara (Tarakan): Bright Gas 12 kg – Rp 265.000, Bright Gas 5 kg – Rp 124.000
  • Kalimantan Barat: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Kalimantan Tengah: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Sulawesi Utara: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Gorontalo: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Sulawesi Tengah: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Sulawesi Tenggara: Bright Gas 12 kg – Rp 238.000, Bright Gas 5 kg – Rp 114.000
  • Sulawesi Selatan: Bright Gas 12 kg – Rp 230.000, Bright Gas 5 kg – Rp 111.000
  • Maluku (Ambon): Bright Gas 12 kg – Rp 285.000, Bright Gas 5 kg – Rp 134.000

Harga-harga di atas menunjukkan adanya kebijakan regional yang mempertimbangkan faktor distribusi, biaya operasional, dan kebutuhan konsumen. Dengan adanya penetapan harga ex‑agen yang sudah termasuk margin, PPN, dan PPh, konsumen dapat mengetahui secara jelas berapa biaya yang harus dibayar di titik penjualan. Sementara itu, pemerintah tetap menjaga harga LPG 3 kg agar tidak naik, sesuai arahan Presiden, sehingga konsumen yang membutuhkan LPG subsidi tetap dapat memperoleh bahan bakar dengan harga stabil.

PertaminaLPG non‑subsidiharga Bright GasBahlil LahadaliaPrabowo SubiantoPPNdistribusi

Komentar

Memuat komentar...