PKEKI Usung 80.000 Koperasi Desa Menuju Energi Mandiri

Ani R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 109 dibaca
Bisik.id
PKEKI Usung 80.000 Koperasi Desa Menuju Energi Mandiri

Gambar atau konten salah?

Program Kemandirian Energi Koperasi Indonesia (PKEKI) diluncurkan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) bekerja sama dengan PT Energy Absolute GreenX Indonesia. Inisiatif ini menargetkan lebih dari 80.000 koperasi desa di seluruh wilayah Indonesia. Program ini merupakan wujud nyata arahan strategis Presiden untuk mempercepat kemandirian energi nasional, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan transisi menuju pembangunan berkelanjutan serta rendah karbon.

“Dengan menggerakkan lebih dari 80.000 koperasi, kita menjadikan koperasi sebagai penggerak utama kemandirian energi, ketahanan ekonomi, dan pertumbuhan berkelanjutan. Ini bukan sekadar program ini adalah gerakan nasional,” kata Menteri Koperasi, Ferry Juliantono dalam siaran pers, Rabu (22 Juni 2026). Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah bahwa koperasi akan menjadi motor utama dalam perubahan energi di Indonesia.

Indonesia menghadapi volatilitas energi global yang semakin tinggi dan dinamika geopolitik yang kompleks. Dalam konteks ini, pemerintah mengambil langkah strategis untuk mengamankan masa depan energi nasional. PKEKI dirancang sebagai solusi terintegrasi yang menggabungkan teknologi dan model koperasi, sehingga dapat menanggapi tantangan tersebut secara lokal.

Program ini akan mengembangkan sistem microgrid tenaga surya yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS). Setiap lokasi akan didesain dengan kapasitas sekitar 0,5 MW tenaga surya dan 1 MWh baterai. Konsep ini khusus disesuaikan untuk implementasi di wilayah desa dan daerah 3T, sehingga dapat memanfaatkan potensi energi terbarukan yang melimpah.

Dengan sistem tersebut, energi yang dihasilkan menjadi lebih andal, terjangkau, dan terdesentralisasi. Selain itu, program ini mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel yang mahal, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Dampak langsungnya terlihat pada pengurangan biaya operasional dan peningkatan akses listrik di daerah terpencil.

Program PKEKI juga mendukung target Net Zero Emissions Indonesia. Dengan memanfaatkan energi surya dan penyimpanan baterai, emisi karbon dari sektor energi dapat ditekan secara signifikan. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam perjanjian global tentang perubahan iklim.

Selain manfaat sosial dan lingkungan, PKEKI dirancang sebagai platform nasional berskala besar yang menarik Foreign Direct Investment (FDI). Dengan model distribusi berbasis koperasi dan infrastruktur terukur, program ini menawarkan kerangka kerja yang bankable, scalable, dan sustainable. Investasi jangka panjang dari institusi domestik maupun internasional menjadi lebih menarik karena adanya potensi pasar yang luas.

“Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia Zulnahar Usman mengatakan pihaknya tidak hanya menghadirkan energi tapi membangun koperasi menjadi pusat ekonomi mandiri. Inisiatif ini akan mengubah cara pertumbuhan ekonomi dibangun dari tingkat akar rumput.”

“Executive Chairman PT Energy Absolute GreenX Indonesia Justin Joel menyampaikan ini bukan sekadar proyek energi. Menurut dia ini adalah platform transformasi nasional. Dengan mengintegrasikan infrastruktur, pembiayaan, dan pemberdayaan koperasi dalam skala besar, kita sedang membangun fondasi baru bagi masa depan Indonesia.”

Program PKEKI akan menempatkan Indonesia sebagai pemimpin dalam pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas di Asia dan ASEAN. Program ini menjadi model bagaimana transisi energi dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan lebih dari 80.000 koperasi yang terlibat, inisiatif ini menandai langkah signifikan dalam pembangunan energi berkelanjutan di kawasan.

KoperasiEnergi TerbarukanMicrogridBESSNet ZeroFDIPKEKI

Komentar

Memuat komentar...