Prabowo Panggil Purbaya: Harga Minyak Naik, APBN Stabil

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Prabowo Panggil Purbaya: Harga Minyak Naik, APBN Stabil

Gambar atau konten salah?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan momen penting ketika ia dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membahas kenaikan tajam harga minyak dunia, yang mendekati US$ 100 per barel akibat konflik di Timur Tengah.

Purbaya menceritakan bahwa ia diundang ke kediaman Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada 27 Maret 2026. Di sana, Prabowo mengekspresikan kekhawatirannya tentang dampak harga minyak terhadap APBN yang bisa membuat anggaran negara menjadi tidak stabil.

“Ditanya sama presiden ‘gimana APBN?’, ‘aman Pak’, ‘Kalau US$ 100?’, ‘aman Pak, sudah kita hitung sampai US$ 100 aman semua’,” ungkap Purbaya saat berbicara dengan hadirin pelantikan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan baru di Jakarta Pusat.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengamankan APBN dari tekanan harga minyak. Namun, upaya tersebut belum disampaikan secara jelas kepada publik, sehingga banyak pihak, termasuk Prabowo, belum sepenuhnya memahami langkah-langkah tersebut.

“Ada tindakan-tindakan yang kita bisa jalankan untuk itu, mengamankan itu, dan itu belum terpublikasikan dengan baik ke media. Kayaknya saya bicaranya hanya separuh-separuh, kelihatannya mereka nggak banyak mengerti,” jelas Purbaya.

Ia menambahkan bahwa keberanian timnya memungkinkan menjaga harga BBM tetap stabil tanpa membahayakan APBN. “Dengan keberanian orang‑orang ini kita bisa menjaga harga BBM di level yang sekarang tanpa membahayakan APBN. Jadi tim kita tuh jago, cuman di luar masih kurang dihargai ya. Kita masih kampanye tuh kita jago dibandingkan negara‑negara tetangga kita,” tambahnya.

Dalam situasi tersebut, Purbaya tetap tenang. “Jadi dengan keadaan yang seperti itu pun kita nggak pernah panik, di luar kita tenang terus walaupun kalau rapat panik sih. Tapi kita approach secara terukur, nggak pernah ada angka yang aneh‑aneh yang nggak bisa kita hitung,” tegasnya.

Untuk memperbaiki penyampaian komunikasi tentang ketahanan dan stabilitas APBN, Purbaya menugaskan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan baru, Robert Marbun, agar dapat lebih efektif menginformasikan kepada masyarakat.

Peristiwa ini menegaskan bahwa meski harga minyak global berfluktuasi, langkah-langkah perencanaan keuangan yang matang dapat menjaga kestabilan anggaran negara. Purbaya menekankan pentingnya komunikasi yang jelas agar semua pihak memahami upaya yang sudah dilakukan.

Purbaya Yudhi SadewaPrabowo Subiantoharga minyak duniaAPBNkonflik Timur Tengahstabilitas anggarankomunikasi publik

Komentar

Memuat komentar...