Presiden Prabowo: Program Waste to Energy Buka Solusi Sampah

Dani L. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Presiden Prabowo: Program Waste to Energy Buka Solusi Sampah

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto mengajukan permintaan kepada jajarannya agar segera menanggulangi masalah sampah di berbagai daerah. Salah satu solusi yang diajukan adalah proyek Waste to Energy, yaitu mengubah sampah menjadi tenaga listrik.

Pengumuman ini muncul saat Presiden menerima Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor. Pertemuan berlangsung pada 25 Maret 2026.

Menurut Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet, Presiden berharap tumpukan sampah yang sudah lama menjadi masalah dapat segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan menjadi sumber energi, khususnya listrik. “Presiden Prabowo menginginkan Pemerintah Pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi terutama energi listrik,” kata Teddy dalam keterangan tertulis yang dikutip pada 26 Maret 2026.

Langkah ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah modern berbasis teknologi. Selain itu, program ini juga diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik yang ramah lingkungan.

Dengan pendekatan hilirisasi terintegrasi, Waste to Energy tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Program ini dapat menciptakan lapangan kerja dan mendorong kota-kota di Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Rosan Roeslani melaporkan perkembangan terbaru program tersebut. Ia menegaskan bahwa program Waste to Energy telah dilaksanakan di seluruh Indonesia, khususnya di kota-kota besar dan padat penduduk seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya.

Dengan inisiatif ini, pemerintah berharap dapat mengurangi volume sampah yang menumpuk, sekaligus memanfaatkan energi terbarukan dari limbah. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengatasi tantangan lingkungan sekaligus memanfaatkan potensi energi domestik secara berkelanjutan.

Waste to Energypengelolaan sampahenergi listrikPrabowo Subiantoketahanan energi nasionalprogram hilirisasikebijakan lingkunganlapangan kerja

Komentar

Memuat komentar...