Puasa Tarwiyah & Arafah 2026: 25 & 26 Mei Sesuai Hijriah
Gambar atau konten salah?
Puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah adalah ibadah yang dianjurkan pada bulan Dzulhijjah, tepatnya sebelum Hari Raya Idul Adha. Kedua puasa ini memiliki keutamaan yang besar bagi umat Islam.
Untuk mengetahui kapan puasa Tarwiyah dan Arafah pada tahun 2026, umat Islam harus mengonversi tanggal Hijriah ke kalender Masehi. Penanggalan Hijriah dan Masehi dihitung berbeda, sehingga konversi diperlukan agar tidak salah jadwal.
Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026. Dengan demikian, puasa Tarwiyah diperkirakan dilaksanakan pada 25 Mei 2026 dan puasa Arafah pada 26 Mei 2026. Namun, tanggal tersebut masih bersifat perkiraan. Keputusan akhir tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pada 17 Mei 2026.
Berikut niat puasa Tarwiyah dan Arafah, yang diambil dari buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karya Muh Hambali:
1. Niat Puasa Tarwiyah
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ."
2. Niat Puasa Arafah
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'âlâ."
Puasa sunnah ini dibaca seperti puasa pada umumnya, yakni mulai malam hari setelah matahari terbenam hingga fajar. Karena puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan puasa sunnah, orang yang lupa berniat pada malam hari boleh berniat di siang hari. Niat dapat dilakukan mulai pagi hingga sebelum zuhur, selama belum ada tindakan yang membatalkan puasa.
Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah, menurut buku yang sama, adalah sebagai berikut:
• Ampunan dosa setahun lalu dan setahun mendatang. Rasulullah SAW bersabda, "Aku berharap kepada Allah agar puasa hari Arafah dapat menghapuskan (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR Muslim)
• Terhindar dari api neraka. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, "Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah." (HR. Muslim)
• Doa terbaik. Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para nabi sebelumku adalah ucapan, 'La ilaaha illallaah wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli sya-in qadiir'." (HR. Tirmidzi)
Puasa Tarwiyah dan Arafah bukan sekadar ibadah rutin. Mereka menandai momen penting dalam perjalanan spiritual umat Islam, mengingatkan akan pentingnya pengampunan, perlindungan, dan doa. Dengan mengikuti jadwal dan niat yang benar, umat dapat merasakan manfaat spiritual yang dijanjikan dalam hadis-hadis tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
