Rekrutmen TPM P3TGAI 2026: Pelatihan Keterlibatan Irigasi
Gambar atau konten salah?
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk mendukung Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahun anggaran 2026. Program ini akan dijalankan di sekitar 12.000 lokasi di seluruh Indonesia.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa program padat karya seperti P3TGAI memiliki peran penting dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menulis, "Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat," pada keterangan tertulis Minggu, 05 April 2026.
Selain memberi dampak ekonomi, P3TGAI dirancang untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan infrastruktur melalui pola swakelola. Skema ini membuat dana pembangunan berputar langsung di tingkat desa dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur irigasi yang dibangun.
Seiring perluasan program di tahun 2026, kebutuhan TPM menjadi krusial agar pelaksanaan berjalan efektif di lapangan. TPM akan mendampingi kelompok petani seperti Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), dan Induk P3A (IP3A) mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan konstruksi sederhana, hingga pengelolaan administrasi kegiatan.
Selain itu, TPM juga bertugas menjaga kualitas pekerjaan di lapangan, membantu penyusunan laporan, dan memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat agar pengelolaan irigasi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, satu unit pelaksana teknis PU, membuka pendaftaran TPM secara daring mulai 02 April hingga 05 April 2026. Proses seleksi mencakup tahapan administrasi, tes tertulis, dan wawancara. Hasil akhir diumumkan pada 17 April 2026.
Seleksi terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan, dengan prioritas bagi yang memiliki pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan irigasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi P3TGAI atau melalui tautan https://bit.ly/P3TGAI2026BBWSPOMJEN, lengkap dengan dokumen administratif yang dipersyaratkan.
Program ini menandai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat jaringan irigasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan melibatkan TPM, diharapkan pembangunan irigasi dapat lebih cepat, lebih terjangkau, dan lebih berkelanjutan bagi petani di seluruh Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
