Subsidi Motor Rp5 Juta, Lanjut Tahun Ini Pemerintah

Mira T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Subsidi Motor Rp5 Juta, Lanjut Tahun Ini Pemerintah

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Indonesia akan melanjutkan program subsidi motor listrik pada tahun ini, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, besaran subsidi yang akan diberikan adalah Rp 5 juta per motor, meski jumlah tersebut masih belum final.

Pemberian subsidi akan dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua motor akan menerima bantuan sekaligus. Purbaya menegaskan bahwa proses ini masih berada di tahap awal dan akan disesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Tahun ini. Ya nggak semuanya, bertahap lah. Subsidi mungkin 5 juta per motor, Rp 5 juta atau lebih Kita lihat, nggak tahu. Ini kan masih awal nih,” kata Purbaya di Gedung BPPK, Jakarta, pada hari Jumat, 24 April 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa keputusan akhir mengenai jumlah motor yang akan disubsidi masih dipertimbangkan. Sebelum mengumumkan keputusan, Purbaya akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Koordinator Perekonomian.

“Nanti berapa jumlah motor yang disubsidi masih dipertimbangkan. Tapi yang jelas saya masih diskusi dulu dengan Menteri Perindustrian, Menko, dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu,” jelasnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menambahkan bahwa konversi mesin motor berbahan bakar minyak menjadi listrik kini sudah lebih murah, sekitar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta. Ia menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk mengurangi beban masyarakat dalam proses konversi tersebut.

“Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar Rp 5–6 juta, jadi ke sini semakin murah. Dan itu akan diupayakan untuk pemerintah bisa hadir bersama-sama dalam mengurangi beban mereka dalam konversi,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 5 Maret 2026.

Menjawab pertanyaan tentang bentuk subsidi, Bahlil mengakui masih ada potensi untuk menyamakan dengan subsidi konversi listrik yang sudah ada. Namun, bentuk pastinya masih dalam tahap kajian, khususnya oleh satuan tugas khusus transisi energi yang baru dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Semacam begitu, tapi nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru dibentuk, baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga rencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi,” tambahnya.

Program subsidi ini diharapkan dapat mendorong adopsi motor listrik di Indonesia, sekaligus menurunkan emisi karbon dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, keberhasilan program tersebut akan bergantung pada kelengkapan regulasi, dukungan infrastruktur, dan kesiapan pasar untuk menerima teknologi baru.

subsidi motor listrikPurbaya Yudhi SadewaBahlil Lahadaliakonversi motoremisi karbonketergantungan bahan bakar fosilprogram subsidi

Komentar

Memuat komentar...