Terminal 2F Soekarno‑Hatta Dinyatakan Siap Haji 2026

Eko P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Terminal 2F Soekarno‑Hatta Dinyatakan Siap Haji 2026

Gambar atau konten salah?

Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan, mengunjungi Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno‑Hatta pada 19 April 2026. Terminal ini sudah ditetapkan sebagai fasilitas khusus bagi jemaah haji dan umrah.

Menurutnya, kunjungan tersebut bagian dari upaya memastikan semua sarana dan prasarana transportasi udara siap sebelum penyelenggaraan Angkutan Haji Tahun 2026. Terminal 2F dirancang agar proses pelayanan lebih terintegrasi, efektif, dan nyaman bagi para jemaah.

Jadwal keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia direncanakan mulai 22 April 2026. Dudy menegaskan, “Terminal 2F ini disiapkan secara khusus untuk melayani jemaah haji dan umrah sehingga seluruh proses dibuat lebih terintegrasi, efektif, dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek operasional telah siap sebelum pemberangkatan kloter pertama,” kata Dudy dalam keterangan tertulis, 20 April 2026.

Tahun ini, total 221.000 orang akan diberangkatkan secara bertahap hingga Mei 2026. Penyelenggaraan Angkutan Haji ini merupakan operasi nasional berskala besar yang melibatkan lintas sektor.

Penyelenggaraan angkutan haji ini bukan operasi biasa, kita memindahkan lebih dari 221 ribu jemaah dari 14 embarkasi melalui 525 kloter. Oleh karena itu aspek keselamatan, ketepatan waktu dan kenyamanan menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Untuk mendukung operasional penerbangan haji, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan dua maskapai, Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Puluhan armada pesawat akan melayani ratusan kloter penerbangan.

Berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penguatan pengawasan keselamatan melalui ramp check pesawat, kesiapan 14 bandara embarkasi, serta koordinasi internasional untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi memengaruhi penerbangan haji.

Kami memastikan seluruh aspek keselamatan penerbangan terpenuhi, termasuk kelaikudaraan pesawat dan kesiapan operasional maskapai. Koordinasi dengan seluruh stakeholder juga terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” tutur Dudy.

Dengan rencana yang terstruktur, pemerintah menargetkan proses transportasi haji berjalan lancar, aman, dan tepat waktu, mengingat jumlah jemaah yang sangat besar dan kompleksitas operasional yang terlibat.

Dudy PurwagandhiTerminal 2FAngkutan Haji 2026Garuda IndonesiaSaudia AirlinesKoordinasi internasionalKeselamatan penerbangan

Komentar

Memuat komentar...