Tiga Investor Baru Siap Kembangkan Ibu Kota Nusantara di Kaltim

Dwi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Tiga Investor Baru Siap Kembangkan Ibu Kota Nusantara di Kaltim

Gambar atau konten salah?

Jakarta - Tiga investor baru telah berkomitmen untuk mengembangkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Otorita IKN telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp 1,27 triliun.

Kesepakatan ini mencakup pengembangan hunian dan fasilitas penunjang, seperti apartemen, perkantoran, restoran, dan pusat olahraga. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan penghargaan terhadap kepercayaan para pelaku usaha yang berinvestasi di IKN. Ia berharap sektor perhotelan dan logistik juga dapat berkembang di kawasan ini. "Kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran," kata Basuki dalam keterangan tertulis pada 17 Maret 2026.

Basuki menambahkan, IKN akan semakin ramai dengan berbagai pengembangan yang akan dilakukan. Hal ini termasuk pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif serta keberadaan SMA Taruna Nusantara yang akan beroperasi tahun ini. "Kawasan yudikatif dan legislatif sudah mulai dibangun. Ekosistem perkotaan akan terus bertambah hingga 2028," jelasnya.

Otorita IKN juga menandatangani adendum perjanjian kerja sama dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia. Ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024. Otorita IKN berkomitmen untuk memberikan kemudahan berusaha dan percepatan proses perizinan bagi semua pelaku usaha yang berinvestasi di IKN.

Basuki menilai, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menjajaki peluang bisnis di Ibu Kota Nusantara. "Kami akan mendukung segala kebutuhan yang diperlukan. Proses perizinan, termasuk izin mendirikan bangunan, akan dipermudah," ungkapnya. Ia yakin bahwa ini adalah waktu terbaik untuk berinvestasi di Nusantara.

Salah satu perusahaan yang menandatangani kesepakatan adalah PT Starbright International Investment. Perusahaan ini, yang terhubung dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd., akan mengembangkan apartemen suite, restoran, ritel, dan kawasan perkantoran yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal II tahun 2027.

PT Hauptstadt Indonesia Borneo berencana membangun kafe bergaya pesawat terbang dengan konsep lounge dan mini sport, dimulai pada kuartal III-2026. Sementara itu, PT Oceans Resto Nusantara, yang dikenal sebagai restoran seafood terkemuka di Balikpapan, akan memulai perencanaan pembangunan restoran pada kuartal II-2026.

Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyambut baik kerja sama ini dan optimis terhadap prospek investasi di Ibu Kota Nusantara. Ia berkomitmen untuk mempromosikan proyek investasi di IKN dan berharap lebih banyak investor akan datang untuk berbisnis di sana. "Kami merasa terhormat dapat berinvestasi di Ibu Kota Nusantara, yang akan menjadi kota terindah di dunia," ujarnya.

Pendanaan ini menunjukkan bahwa Ibu Kota Nusantara menjadi destinasi investasi yang menarik. Pembangunan kawasan ini membuka banyak peluang bagi pelaku usaha di berbagai sektor yang didukung oleh komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan optimal dan kepastian hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Ibu Kota Nusantarainvestasipengembanganperjanjian kerja samafasilitasOtorita IKNKalimantan Timurpelaku usaha

Komentar

Memuat komentar...