Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional saat Libur Lebaran 2026
Gambar atau konten salah?
Proyek Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada tahun 2027. Tol ini akan menghubungkan Sadang di Purwakarta dengan Jatiasih di Bekasi, dengan panjang mencapai 62 kilometer.
Proyek ini terbagi menjadi empat paket pekerjaan. Per Maret 2026, Paket I yang mencakup Seksi 1 dan 2 dari Jatiasih-Bantargebang-Setu sepanjang 7,25 km mencatatkan progres konstruksi sebesar 0% dan progres tanah 10,07%. Paket 2A untuk Seksi 3 Setu-Sukaragam yang memiliki panjang 10,50 km mencatatkan progres konstruksi 81,75% dan progres tanah 87,65%. Paket 2B untuk Seksi 4 Sukaragam-Bojongmangu sepanjang 13 km menunjukkan progres konstruksi 73,16% dan progres tanah 97,86%. Terakhir, Paket 3 untuk Seksi 5 dan 6 Bojongmangu-Kutanegara-Sadang dengan panjang 31,25 km mencatatkan progres konstruksi 94,41% dan progres tanah 98,04%.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Rivan Achmad Purwantono, mengatakan, "Proyek ini dipersiapkan untuk selesai pada pertengahan tahun 2027." Saat ini, Jasa Marga sedang fokus pada penyiapan ruas tol yang akan beroperasi secara fungsional pada libur Lebaran tahun ini. Tol Japek II Selatan akan dibuka dari Sadang ke Setu di Bekasi dengan panjang lajur mencapai 52 km.
Sebelumnya, kepolisian meminta agar ruas tol ini digunakan secara fungsional. Rivan menjelaskan, "Melihat kebutuhan saat libur Lebaran tahun lalu, kami upayakan untuk menyediakan satu lajur yang aman." Pembukaan satu lajur secara fungsional dilakukan karena proses pembangunan belum sepenuhnya selesai. Oleh karena itu, ruas ini akan dioperasikan hanya untuk arus balik dari Bandung menuju Jakarta.
Selama libur Lebaran 2026, Tol Japek II Selatan akan dibuka dari GT Sadang, Purwakarta, sampai GT Setu, Bekasi. Ini berbeda dengan periode libur sebelumnya yang hanya dibuka dari GT Sadang hingga GT Kutanegara, Karawang, sepanjang sekitar 8 km.
Setelah menggunakan Tol Japek II Selatan, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan melalui Tol Cimanggis-Cibitung, yang merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2. Mereka bisa masuk ke GT Burangkeng yang berada tidak jauh dari GT Setu dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Keberadaan Tol Japek II Selatan diharapkan dapat menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di KM 66, yang merupakan titik pertemuan kendaraan dari arah Tol Cipularang dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Rivan memperkirakan, tol ini dapat menampung maksimal 2.000 kendaraan per jam, yang akan sangat membantu mengurangi kemacetan.
Proyek ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan infrastruktur transportasi di daerah tersebut dan memberikan kemudahan bagi para pengguna jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Perpanjang ke Bekasi, Tangerang: 48 Stasiun, 600k Penumpang
Berita Terbaru
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
