UTBK 2026 Hari Pertama dan Kedua Khusus Kedokteran Gigi dan Kedokteran
Gambar atau konten salah?
Prof Dr Ir Eduart Wolok, ST, MT, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, mengumumkan bahwa ujian UTBK 2026 bagi calon mahasiswa program studi kedokteran dan kedokteran gigi akan dilaksanakan pada hari pertama dan kedua. Keputusan ini diambil sebagai upaya mencegah kecurangan, karena pada tahun 2025, 99% kecurangan berasal dari pendaftar kedokteran dan kedokteran gigi.
“Dan kecurangan tahun lalu itu 99% pada pilihan prodi kedokteran dan kedokteran gigi. Makanya kenapa untuk peserta pilihan prodi kedokteran dan kedokteran gigi itu kita fokuskan di hari pertama dan hari kedua,” kata Prof Eduart kepada wartawan di Pusat UTBK Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, pada 21 April 2026.
Ia menambahkan bahwa pengawasan akan lebih ketat pada hari pertama dan kedua. Namun, pengawasan pada hari-hari berikutnya tetap dijaga. “Untuk kita lebih mengetatkan pengawasan. Tetapi bukan berarti hari berikutnya, enggak. Tetap pengawasannya akan tetap dan upaya-upaya kita ya termasuk melakukan deteksi sejak proses pendaftaran,” jelasnya.
Prof Eduart mengingatkan semua peserta, yang jumlahnya mencapai 871.496, agar tidak melakukan kecurangan. “Kita menghimbau kepada seluruh peserta yang tahun ini berjumlah 871.496 peserta UTBK untuk tidak menggunakan cara-cara curang, karena cara-cara curang itu pasti akan terdeteksi,” ujarnya.
Sejauh ini, pada hari pertama UTBK ditemukan dua bentuk kecurangan: joki dan penggunaan alat bantu pendengaran. “Terbukti hari ini di dua lokasi pusat UTBK, kita sudah menemukan upaya kecurangan dan itu tentu akan diberikan pak sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tentu akan merugikan calon peserta dan bahkan merugikan orangtua juga tentunya,” kata Prof Eduart.
Ia menegaskan bahwa panitia tidak akan segan memberikan sanksi tegas, termasuk pencoretan nama peserta. “Panitia tak akan segan memberikan sanksi tegas, seperti langsung dicoret sebagai peserta UTBK.”
“Jadi kita mengimbau agar mari kita sama-sama mensukseskan pelaksanaan UTBK SNBP tahun ini,” tambahnya, menekankan pentingnya integritas selama proses seleksi.
Selama pendaftaran, panitia SNPMB juga menemukan beberapa peserta yang terlihat janggal. Untuk itu, pengawasan UTBK diperkirakan akan dimulai sejak masa pendaftaran dan berlanjut hingga ujian.
Dengan langkah-langkah ketat ini, panitia berharap dapat menekan kecurangan dan menjaga keadilan dalam proses seleksi mahasiswa baru, sehingga setiap calon dapat bersaing secara adil berdasarkan kemampuan mereka sendiri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
