Wabah Kolera di Borno: 90 Kematian, 12.000 Kasus, Kewalahan

Wati N. · 2 min baca · 7 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Wabah Kolera di Borno: 90 Kematian, 12.000 Kasus, Kewalahan

Gambar atau konten salah?

Wabah kolera yang melanda wilayah Borno di Nigeria, sebuah daerah yang masih mengalami konflik, telah menewaskan setidaknya 90 orang dan menimbulkan lebih dari 12.000 kasus infeksi. “Ini adalah darurat kesehatan masyarakat yang sangat serius dan telah membuat infrastruktur kesehatan serta sistem tanggap darurat kita kewalahan,” tegas Kepala Badan Manajemen Perawatan Kesehatan Kontribusi Negara Bagian Borno, Saleh Kaza, yang dikutip dari Xinhua.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada hari Kamis waktu setempat. OCHA menegaskan bahwa wabah ini mulai merebak sejak awal bulan Mei lalu.

Menurut data OCHA, jumlah kematian melonjak tajam. Sebelumnya tercatat 74 korban jiwa dan sekitar 7.800 kasus infeksi. Kini, angka tersebut telah naik menjadi 90 kematian dan 12.000 kasus.

Untuk menanggapi krisis yang terus meningkat, lembaga bantuan kemanusiaan memperbesar kapasitas perawatan, pengawasan penyakit, dan penyediaan akses air bersih. Langkah ini diambil guna mendukung upaya pemerintah setempat dalam mengendalikan penyebaran kolera di wilayah tersebut.

Saleh Kaza menambahkan bahwa situasi saat ini berada pada tahap yang sangat kritis. Ia menegaskan bahwa infrastruktur kesehatan dan sistem tanggap darurat sudah kewalahan akibat kondisi darurat kesehatan masyarakat yang serius.

Otoritas kesehatan setempat menyatakan bahwa lonjakan kasus kolera dipicu oleh datangnya musim hujan tahunan yang memperparah kondisi infrastruktur air. Sebelumnya, pada bulan April, Nigeria Centre for Disease Control and Prevention (NCDC) telah menetapkan status siaga tinggi di 10 negara bagian karena tingginya risiko penyebaran kolera akibat curah hujan lebat dan banjir.

Wabah kolera di Borno menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan kesehatan dan infrastruktur air bersih, terutama di daerah yang rentan konflik. Peningkatan kapasitas bantuan dan pengawasan kesehatan menjadi kunci untuk menurunkan angka kematian dan infeksi.

wabah koleraBornoNigeriakonflikinfrastruktur kesehatanOCHANCDCmusim hujan

Komentar

Memuat komentar...