5 Restoran Cepat Saji Tertua di Indonesia yang Masih Eksis

Rini S. · 3 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
5 Restoran Cepat Saji Tertua di Indonesia yang Masih Eksis

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Puluhan tahun lalu, sebelum kedai kopi kekinian dan restoran modern menjamur di mana-mana, restoran cepat saji dari luar negeri mulai membuka pintu pertama mereka di Indonesia. Merek-merek ini, sebagian besar berasal dari Amerika Serikat, hadir sejak akhir 1970-an hingga pertengahan 1980-an. Mereka membawa sesuatu yang baru: konsep waralaba, pelayanan yang serba cepat, dan menu yang rasanya konsisten di setiap gerai.

Gerai pertama mereka banyak berdiri di Jakarta. Dari sana, mereka perlahan merambah ke kota-kota besar lainnya. Beberapa di antaranya masih bertahan hingga sekarang. Bukan sekadar tempat makan, mereka sudah menjadi bagian dari nostalgia lintas generasi. Berikut lima restoran cepat saji tertua di Indonesia yang masih eksis.

1. KFC

KFC adalah restoran cepat saji global pertama yang berkembang luas di Indonesia. Jaringan ayam goreng asal Amerika Serikat ini masuk setelah PT Fast Food Indonesia Tbk memperoleh hak waralaba tunggal pada tahun 1978. Gerai pertamanya resmi dibuka pada Oktober 1979 di Jalan Melawai, Jakarta Selatan.

Kehadiran ayam goreng renyah khas KFC langsung menarik perhatian warga Jakarta. Budaya makan cepat saji, yang saat itu masih tergolong baru, mulai diperkenalkan. Sambutan positif ini membuat KFC Indonesia segera berekspansi ke Bandung, Surabaya, dan Medan. Hingga kini, KFC tetap menjadi salah satu jaringan restoran cepat saji dengan jumlah gerai terbanyak di Indonesia.

2. Pizza Hut

Pizza Hut dikenal sebagai restoran spesial pizza. Restoran ini menjadi pelopor restoran pizza modern pertama di Indonesia ketika membuka gerai pertama pada tahun 1984. Lokasinya di Gedung Djakarta Theatre, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Pada masa itu, pizza masih dianggap makanan mewah. Identik dengan kalangan atas. Pizza Hut memperkenalkan konsep restoran keluarga yang nyaman dengan pizza sebagai menu utama. Kehadirannya membuat masyarakat mulai akrab dengan hidangan khas Italia bergaya Amerika. Seiring waktu, Pizza Hut memperluas layanan melalui konsep makan di tempat, bawa pulang, hingga pesan antar. Kini jaringan restoran ini dikelola PT Sarimelati Kencana Tbk dan tetap menjadi favorit.

3. A&W

A&W resmi hadir di Indonesia pada 21 April 1985. Gerai perdananya dibuka di kawasan Melawai, Jakarta Selatan. Restoran cepat saji asal Amerika Serikat ini dikenal sebagai salah satu pelopor burger internasional di Indonesia.

Selain burger dan ayam goreng, A&W memiliki minuman khas Root Beer. Disajikan dalam gelas dingin atau frosty mug, minuman ini menjadi daya tarik tersendiri sejak era 1980-an. Popularitasnya terus meningkat pada dekade 1980 hingga 1990-an sebelum memperluas jaringan ke berbagai kota besar. Meski sempat menghadapi tantangan bisnis, A&W tetap bertahan. Kini memiliki ratusan gerai di berbagai kota. Bahkan, cabangnya di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, masih mempertahankan interior jadul yang bikin nostalgia.

4. Dunkin' Donuts

Dunkin' Donuts termasuk ke dalam restoran cepat saji. Gerai pertamanya di Indonesia dibuka pada tahun 1985 di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Kehadirannya menjadi tonggak masuknya salah satu waralaba donat internasional pertama ke Tanah Air.

Donat klasik dengan aneka topping, seperti glazed, cokelat, dan stroberi, cepat diterima oleh orang Indonesia. Selain menjual donat, gerai ini juga menawarkan kopi dan minuman lain. Tempat ini menjadi tempat berkumpul yang populer pada masanya. Seiring berjalannya waktu, Dunkin' Donuts memperluas jaringan hingga ratusan gerai di berbagai kota. Keberadaannya turut memengaruhi perkembangan bisnis donat modern dan konsep gerai cepat saji di Indonesia.

5. Burger King

Burger King punya sejarah perjalanan yang menarik. Gerai pertamanya di Indonesia dibuka pada 20 Desember 1986 di kawasan MT Haryono, Jakarta Timur. Restoran burger asal Amerika Serikat ini dikenal lewat menu andalan Whopper. Daging sapi pada Whopper dipanggang menggunakan teknik flame-grilled, menghasilkan aroma khas.

Operasional Burger King sempat berhenti pada tahun 1998. Penyebabnya adalah krisis moneter yang melanda Indonesia. Setelah hampir satu dekade, restoran ini kembali beroperasi pada tahun 2007 di bawah pengelolaan PT Sari Burger Indonesia. Sejak saat itu, Burger King kembali memperluas jaringan gerainya. Hingga kini, restoran ini tetap menjadi salah satu restoran burger paling populer di Indonesia.

Kelima restoran ini tidak hanya menjual makanan. Mereka membawa pengalaman baru pada zamannya. Dari konsep waralaba hingga pelayanan cepat, semuanya menjadi fondasi bagi industri restoran modern di Indonesia. Meski persaingan semakin ketat, mereka tetap bertahan. Bukan hanya karena menu, tapi juga karena kenangan yang melekat pada setiap gigitan.

restoran cepat saji tertuawaralabaIndonesiaKFCPizza HutA&Wnostalgia

Komentar

Memuat komentar...