Anjing Serang Pengendara Motor, Warga Resah
Gambar atau konten salah?
Sebuah video yang merekam tiga ekor anjing peliharaan menyerang seorang pengendara motor di Jalan Museum, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, menjadi viral di media sosial. Akibat serangan itu, pengendara motor tersebut terjatuh. Kejadian ini membuat warga yang sering melintas di kawasan itu merasa resah dan khawatir.
Menindaklanjuti insiden tersebut, Satpol PP Kota Bengkulu bersama Dinas Peternakan Provinsi Bengkulu, Lurah Tanah Patah, serta Ketua RT 09 dan RT 06 langsung mendatangi lokasi kejadian. Tim tersebut juga menemui pemilik anjing untuk membahas solusi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang, menjelaskan bahwa pihaknya memilih pendekatan persuasif. Mereka memanggil dan memberikan pembinaan kepada pemilik hewan peliharaan. Menurut Sahat, pemilik bertanggung jawab penuh untuk memastikan hewan peliharaannya tidak mengganggu keselamatan atau kenyamanan masyarakat.
"Peristiwa ini menjadi perhatian kami karena telah mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan. Kami bersama pemerintah kelurahan serta Dinas Peternakan sudah menemui pemilik anjing dan meminta agar hewan peliharaannya dikendalikan dengan baik sehingga tidak lagi berkeliaran dan menyerang warga," kata Sahat pada Rabu, 15 Juli 2026.
Sahat menegaskan, jika kejadian serupa terjadi lagi dan pemilik tidak mengindahkan pembinaan yang sudah diberikan, Satpol PP akan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku. "Kami mengimbau seluruh masyarakat yang memelihara hewan, khususnya anjing, agar menjaga dan mengawasi peliharaannya. Jangan sampai membahayakan orang lain karena keselamatan masyarakat merupakan prioritas," tegas Sahat.
Sementara itu, warga sekitar mengaku sempat merasa khawatir saat melintas di Jalan Museum. Anjing-anjing tersebut kerap berkeliaran di badan jalan. Mereka berharap pemilik lebih bertanggung jawab sehingga pengguna jalan bisa melintas dengan aman tanpa rasa takut.
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah rekaman penyerangan terhadap pengendara motor tersebar luas di media sosial. Pemerintah berharap persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik melalui kerja sama antara pemilik hewan, aparat, dan masyarakat. Tujuannya agar ketertiban serta rasa aman di lingkungan tetap terjaga.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana hewan peliharaan yang tidak diawasi dengan baik bisa menimbulkan bahaya bagi orang lain. Tanggung jawab pemilik hewan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan bersama. Langkah persuasif yang diambil pemerintah setempat diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang tanpa harus sampai pada tindakan hukum yang lebih tegas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Menkeu Akui BI Suruh Tarik Dana Bank BUMN
Anjing Serang Pengendara Motor, Warga Resah
Bupati Klungkung Mutasi Besar, Kadispar Diisi Eks Kadinsos
Dedi Mulyadi Tolak Wacana Hidupkan Kembali SPP Sekolah Negeri
Sidoarjo Keruk Sungai di Musim Kemarau
Nissin Rilis Mie Instan Pakai Air Dingin
Paus Bungkuk Mati Usai Dua Kali Dievakuasi di Pantai Perancak
