Begadang Bikin Obesitas, Degradasi Otak, dan Risiko Jantung

Yuli S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Begadang Bikin Obesitas, Degradasi Otak, dan Risiko Jantung

Gambar atau konten salah?

Kebiasaan tidur larut malam masih sering dianggap biasa, terutama di kalangan remaja dan pekerja yang jadwalnya padat. Padahal, kurangnya waktu istirahat dapat menimbulkan dampak serius bila terus berlanjut.

Dr. Syawal menjelaskan bahwa kebiasaan begadang dapat mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh. Selain itu, ia menegaskan risiko obesitas akibat nafsu makan yang tak terkendali. “Ketika seseorang tidak mendapatkan tidur yang cukup, hormon dalam tubuh menjadi tidak stabil. Kondisi ini bisa meningkatkan nafsu makan hingga berisiko menyebabkan obesitas,” ujar dr. Syawal, Jumat 10 April 2026.

Hormon yang tidak stabil memicu peningkatan rasa lapar, sehingga tubuh terus mencari makanan. Hal ini dapat memicu kenaikan berat badan secara bertahap.

Begadang juga memengaruhi fungsi otak. “Otak memerlukan waktu istirahat yang cukup untuk mengolah informasi. Jika terus dipaksa bekerja tanpa jeda, kemampuannya akan menurun,” jelasnya. Akibatnya, fokus menurun, daya ingat berkurang, dan stres serta depresi menjadi lebih mudah muncul.

Selain itu, pola tidur tidak teratur melemahkan sistem imun. Tubuh menjadi lebih rentan terserang flu, infeksi, dan bahkan gangguan kronis bila kebiasaan ini berlangsung lama.

Dr. Syawal menambahkan bahwa kurang tidur dapat memicu peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit jantung. “Kurang tidur bisa memicu peningkatan tekanan darah serta risiko penyakit jantung, karena tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri,” tambahnya.

Para ahli menyarankan durasi tidur ideal sekitar 7 hingga 8 jam setiap malam. Mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur dan menjaga jadwal istirahat yang konsisten menjadi langkah sederhana yang dapat diterapkan.

Dengan kualitas tidur yang baik, tubuh menjadi lebih bugar, produktivitas meningkat, dan risiko berbagai penyakit dapat dihindari. Kesehatan tubuh akan lebih stabil bila kebiasaan tidur diperbaiki secara konsisten.

BegadangObesitasHormonKualitas TidurSistem ImunTekanan DarahTeknologi Elektronik

Komentar

Memuat komentar...