Brimob Kirim Mobil Air Bersih dan Dapur Lapangan ke Sigi

Fitri A. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Brimob Kirim Mobil Air Bersih dan Dapur Lapangan ke Sigi

Gambar atau konten salah?

Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengerahkan dua jenis kendaraan khusus ke wilayah gempa di Kabupaten Sigi. Kendaraan itu adalah unit pengolahan air dan dapur lapangan. Keduanya digunakan untuk membantu warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7.

Fokus utama bantuan ini diarahkan ke Kecamatan Nokilalaki. Wilayah itu menjadi yang paling parah terkena dampak guncangan. Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Kurniawan Tandi Rongre menyampaikan pernyataan kepada wartawan pada Jumat, 19 Juni 2026. Ia bilang, Brimob tidak sekadar menurunkan personel ke lapangan.

"Kami juga membawa kemampuan taktis dan peralatan yang kami miliki," ujar Kurniawan. Semua itu, katanya, untuk mendukung penanganan bencana dan membantu kebutuhan masyarakat yang sedang kesulitan.

Kendaraan Water Treatment yang dioperasikan Brimob punya kapasitas produksi tertentu. Setiap hari, alat itu menghasilkan air bersih sebanyak 180 hingga 200 galon. Air itu lalu dibagikan ke warga yang kesulitan mendapat akses air bersih setelah gempa.

Selain air bersih, Brimob juga menyiapkan dapur lapangan. Dapur itu dipakai untuk memasak makanan bagi para pengungsi. Juga untuk relawan dan petugas yang bekerja di lokasi bencana. Dalam satu kali waktu makan, dapur lapangan bisa menyediakan 150 sampai 200 porsi makanan siap saji. Kurniawan menjelaskan jumlah itu cukup untuk sekali waktu makan.

Kehadiran fasilitas pendukung ini, menurut Kurniawan, adalah bagian dari upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga. Masa tanggap darurat bencana memang butuh respons cepat. Ia berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban korban gempa.

"Kami berharap kehadiran Brimob di lokasi bencana dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Kurniawan. Ia menekankan soal pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih dan makanan selama masa darurat.

Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sigi terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026. Berdasarkan data kaji cepat BPBD Sigi hingga Kamis, 19 Juni 2026, tercatat setidaknya 3.141 jiwa terdampak. Di Kecamatan Nokilalaki saja, 676 rumah mengalami kerusakan akibat guncangan.

Bantuan air bersih dan makanan jadi kebutuhan mendesak di lokasi bencana. Tanpa dua hal itu, warga sulit bertahan di tengah situasi darurat. Kehadiran kendaraan khusus Brimob setidaknya membantu mengisi celah kebutuhan dasar yang sempat terputus.

gempaBrimobSigiair bersihdapur lapanganbantuanNokilalaki

Komentar

Memuat komentar...