Jawa Barat Fokus 4A 2026, Tingkatkan Pengalaman Wisata

Ratna D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Jawa Barat Fokus 4A 2026, Tingkatkan Pengalaman Wisata

Gambar atau konten salah?

Pariwisata Jawa Barat terus mencatat peningkatan kunjungan, namun lama tinggal wisatawan tetap singkat. Data 2025 menunjukkan kunjungan wisatawan nusantara mencapai 91,7 juta, melampaui target. Rata‑rata lama tinggal hanya 1,4 hari.

Untuk menanggapi tren ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat merancang strategi baru menjelang 2026. Fokusnya beralih dari sekadar jumlah kunjungan menjadi kualitas pengalaman. Disparbud akan mengimplementasikan konsep 4A—administrasi, atraksi, amenitas, dan aksesibilitas—di semua destinasi.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iendra Sofyan, “Maka di tahun kini kita lebih fokus pada mutu pengalaman wisata melalui layanan profesional, destinasi nyaman dan aman, serta wisatawan bernilai tambah, karena sekarang wisatawan dapat melakukan perjalanan singkat melalui peningkatan infrastuktur di Jawa Barat,” ujar Iendra, Minggu (12 April 2026).

Perubahan infrastruktur membuat pelancong lebih memilih perjalanan singkat. “Karena, ibaratnya sekarang pagi masyarakat bisa sarapan kupat tahu di Bandung kemudian makan siang empal gentong di Cirebon karena jarak tempuhnya hanya satu setengah jam melalui infrastruktur yang ada,” jelas Iendra.

Pengelolaan destinasi menjadi tantangan utama. Iendra menegaskan, “Dengan terdaftarnya wahana di tempat wisata hal itu dapat memberi kepastian dan jaminan keamanan bagi pengunjung untuk menikmati wahana di tempat wisata. Penataan juga harus jelas, mulai dari zonasi, lokasi usaha, hingga pengaturan parkir. Tidak boleh semrawut,” katanya.

Strategi 2026 menargetkan titik balik pariwisata Jawa Barat. Pemerintah tidak lagi hanya mengejar angka statistik, melainkan mendalami kualitas pengalaman pengunjung. Selain itu, pengembangan pariwisata diarahkan pada prinsip keberlanjutan dengan menonjolkan identitas lokal sebagai daya tarik utama yang autentik.

“Pengembangan pariwisata yang menjaga lingkungan dan budaya serta memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan pendekatan ini, Jawa Barat berharap wisatawan tidak sekadar datang, melainkan betah tinggal lebih lama, meningkatkan belanja, dan menikmati layanan profesional. Fokus pada 4A, penataan wilayah, dan keberlanjutan menjadi landasan untuk meningkatkan daya tarik destinasi sambil menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan.

Pariwisata Jawa BaratKunjungan WisatawanLama TinggalKonsep 4AInfrastrukturKeberlanjutanIdentitas Lokal

Komentar

Memuat komentar...