JBL Sense Pro: Open Ear Dengan Bass Kuat dan Fitur Canggih

Mira T. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 26 dibaca
Bisik.id
JBL Sense Pro: Open Ear Dengan Bass Kuat dan Fitur Canggih

Gambar atau konten salah?

Banyak perangkat audio jenis open ear sering kali dikaitkan dengan kualitas suara yang kurang baik, terutama pada bagian bass. Perangkat ini biasanya didesain agar pengguna tetap bisa mendengar lingkungan sekitar. Namun, JBL Sense Pro hadir dengan pendekatan berbeda untuk kategori ini.

Sebagai model teratas dalam lini open ear terbaru dari JBL, Sense Pro menunjukkan ambisi yang tinggi sejak generasi pertamanya. Perangkat ini tidak masuk ke lubang telinga seperti earbuds biasa. Sebaliknya, ia menggunakan desain hook yang melingkari telinga, mirip seperti perangkat headphone kecil yang menempel di luar telinga.

Konsep speaker kecil yang menggantung dekat telinga tanpa isolasi penuh awalnya menimbulkan keraguan tentang kemampuan audio untuk musik serius. Hasilnya, kualitas suara yang ditawarkan ternyata cukup mengejutkan.

Desain Kait yang Membantu Stabilitas

Desain pengait pada JBL Sense Pro berfungsi lebih dari sekadar membuat perangkat nyaman dipakai. Karena unitnya tidak mengunci di dalam telinga, hook ini memastikan earbuds tetap stabil saat pengguna bergerak atau melakukan aktivitas ringan. Versi Pro ini juga dilengkapi modul belakang seperti liontin kecil.

Modul belakang ini bukan hanya tempat baterai. Di dalamnya terdapat sensor getaran tulang. JBL menggunakan sensor ini untuk mendeteksi langsung saat pengguna berbicara. Deteksi getaran tulang ini kemudian dimanfaatkan agar sistem peredam bising untuk panggilan telepon bekerja lebih efektif.

Pendekatan memanfaatkan getaran suara langsung dari tulang dianggap sebagai ide cerdas, berbeda dari hanya menambah jumlah mikrofon biasa.

Kualitas Audio yang Lebih Baik dari Perkiraan

Aspek paling mengejutkan dari Sense Pro adalah kualitas audionya. Ekspektasi awal untuk perangkat open ear adalah suara yang terdengar jauh atau 'kosong'. Namun, pada Sense Pro, bass terasa kuat dengan karakter suara yang cenderung hangat dan terasa dekat.

Performa ini memang belum bisa disamakan dengan earbuds premium yang menggunakan teknologi peredam bising aktif (ANC) dan menutup telinga sepenuhnya. Akan tetapi, untuk kategori open ear, Sense Pro memberikan pengalaman mendengarkan musik yang jauh lebih serius dibandingkan perangkat sejenis.

Kualitas suaranya dinilai lebih dari cukup untuk menemani mendengarkan musik santai, bekerja, atau saat berjalan-jalan. Detail instrumen pada musik, termasuk musik klasik, masih terdengar bersih.

Penggunaan Sehari-hari dan Panggilan Telepon

Keunggulan utama desain open ear tetap dipertahankan: pengguna tidak terisolasi dari lingkungan. Sense Pro sangat cocok untuk situasi di mana seseorang perlu mendengar musik sambil tetap sadar akan suara di sekitarnya, seperti saat memasak, bekerja di kantor, atau beraktivitas di luar ruangan. Suara lingkungan seperti angin atau percakapan masih bisa terdengar.

Untuk urusan panggilan telepon, JBL Sense Pro menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan model open ear lainnya. Sensor getaran tulang membantu menangkap suara pengguna secara lebih konsisten, terutama ketika berada di lingkungan yang bising.

Meskipun dalam kondisi suara yang sangat bising hasil suara kadang terdengar seperti diproses oleh perangkat lunak, hasilnya membaik di lingkungan yang lebih tenang. Pendekatan JBL ini terbukti efektif dibandingkan hanya mengandalkan banyak mikrofon.

Kelengkapan Fitur Modern

Sense Pro juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang umumnya ditemukan pada perangkat audio kelas atas:

  • Konektivitas Bluetooth 6.0
  • Dukungan Auracast
  • Koneksi Multipoint
  • Dukungan audio Hi-Res Audio
  • Rating ketahanan debu dan cipratan air IP54
  • Dukungan Wireless charging
  • Daya tahan baterai 8 jam, ditambah 30 jam dari charging case

Beberapa hal masih terasa wajar untuk perangkat pada iterasi awal. Penyesuaian posisi terbaik untuk mendapatkan suara optimal mungkin perlu dilakukan setiap kali perangkat digunakan kembali. Selain itu, saat mengatur bagian penjepit kecil, kontrol sentuh kadang tidak sengaja tertekan.

Secara keseluruhan, JBL Sense Pro terasa matang meskipun baru diluncurkan. Kualitas suaranya dianggap menyenangkan untuk mendengarkan musik, bukan sekadar standar minimal. Desainnya fungsional, dan penambahan sensor getaran tulang memberikan nilai nyata, terutama untuk kualitas panggilan suara.

Perangkat ini tidak dimaksudkan menggantikan earbuds dengan ANC untuk perjalanan menggunakan kereta atau pesawat. Sebaliknya, Sense Pro berfungsi sebagai pelengkap yang baik untuk aktivitas sehari-hari yang membutuhkan kesadaran lingkungan.

JBL Sense ProDesain open earKualitas suaraBass kuatSensor getaran tulangKoneksi multipointAuracast

Komentar

Memuat komentar...