Matcha Lebih Kuat dari Teh Hijau, Ini 4 Manfaatnya

Ayu W. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Matcha Lebih Kuat dari Teh Hijau, Ini 4 Manfaatnya

Gambar atau konten salah?

Matcha, bubuk teh hijau khas Jepang, kini semakin populer di kalangan anak muda. Banyak kafe modern menyajikan matcha latte, teh matcha murni, matcha shot, hingga aneka dessert berbahan matcha. Generasi Z menjadi salah satu kelompok yang paling antusias menikmati minuman ini. Selain karena tren gaya hidup, matcha juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Meskipun matcha dan teh hijau biasa berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis, proses budidayanya berbeda. Sebelum dipanen, tanaman teh sengaja ditutupi dari sinar matahari langsung selama sebagian besar masa pertumbuhannya. Metode ini meningkatkan produksi klorofil dan kandungan asam amino pada daun. Hasilnya, daun teh menghasilkan warna hijau yang lebih pekat. Setelah dipanen, batang dan urat daun dipisahkan. Daunnya kemudian digiling hingga menjadi bubuk halus yang dikonsumsi secara utuh.

Karena dikonsumsi dalam bentuk bubuk, matcha mengandung nutrisi daun teh secara lebih lengkap. Kadar antioksidan dan kafein dalam matcha lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa. Berbagai penelitian menunjukkan sejumlah manfaat kesehatan dari konsumsi matcha, seperti dikutip dari Healthline.

1. Sumber Antioksidan yang Tinggi

Matcha kaya akan katekin, yaitu senyawa antioksidan alami. Katekin membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat memicu penyakit kronis. Kandungan antioksidan dalam matcha bahkan disebut tiga kali lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa ketika bubuknya diseduh dengan air.

2. Membantu Meningkatkan Fokus dan Kinerja Otak

Matcha menjadi alternatif asupan yang baik bagi mereka yang membutuhkan fokus tinggi untuk bekerja atau belajar. Sebuah riset melibatkan 23 orang yang mengonsumsi 4 gram matcha. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada perhatian, waktu reaksi, dan daya ingat. Konsentrasi kafein dalam matcha lebih tinggi, yaitu 19 hingga 44 miligram per gram, dibandingkan teh hijau biasa yang hanya 11 hingga 25 miligram per gram. Matcha juga mengandung senyawa L-theanine. Senyawa ini memodifikasi efek kafein, sehingga dapat memicu kewaspadaan pikiran tanpa menyebabkan efek lemas atau penurunan energi mendadak setelah mengonsumsi kafein.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Teh hijau sudah lama dikenal sebagai minuman yang baik untuk menurunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi 500 miligram teh hijau per hari selama 12 minggu, ditambah dengan diet dan olahraga, terbukti efektif menurunkan indeks massa tubuh (IMT). Matcha berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau, tetapi memiliki kandungan senyawa yang lebih pekat. Efeknya dalam menurunkan berat badan serupa dengan teh hijau.

4. Potensi Menjaga Kesehatan Organ Hati

Organ hati atau liver berperan dalam menyaring racun dan memproses nutrisi. Berdasarkan 15 penelitian, ditemukan bahwa mengonsumsi teh hijau erat kaitannya dengan penurunan risiko penyakit hati. Meskipun matcha memiliki banyak manfaat, efeknya bisa berbeda-beda pada setiap orang. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami dampaknya secara menyeluruh.

Secara keseluruhan, matcha menawarkan kombinasi unik antara antioksidan tinggi, kafein yang terkontrol, dan potensi manfaat bagi kesehatan otak serta hati. Namun, seperti halnya konsumsi makanan atau minuman lain, penting untuk tetap memperhatikan porsi dan respons tubuh masing-masing.

matchateh hijauantioksidankafeinL-theaninekesehatangenerasi Z

Komentar

Memuat komentar...