Pemain Kanada hisap 'peluit hijau' saat patah kaki, apa itu Penthrox?
Gambar atau konten salah?
Seorang pemain timnas Kanada, Ismael Kone, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kejadiannya cukup unik: ia tertangkap kamera sedang menghisap sebuah tabung kecil berwarna hijau saat harus ditandu keluar lapangan. Cedera yang dialaminya cukup serius, yaitu patah kaki. Benda kecil berbentuk seperti peluit itulah yang langsung menarik perhatian warganet. Pertanyaan besarnya, apa sebenarnya benda tersebut?
Menurut laporan dari media lokal Kanada, TSN, pihak timnas segera memberikan klarifikasi. Benda yang dihisap Kone itu bernama Penthrox. Nama lainnya adalah metoksifluran. Ini adalah obat pereda nyeri yang bekerja cepat dan bukan golongan opioid. Cara kerjanya unik: bisa digunakan sendiri oleh pasien untuk meredakan rasa sakit dalam waktu singkat. Di kalangan awam, obat ini lebih populer dengan julukan 'green whistle' atau 'peluit hijau'.
Dr. Paul Winston, seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di British Columbia, menjelaskan kelebihan utama dari Penthrox. "Keuntungan dari Penthrox adalah Anda tidak akan berlebihan, kan?" katanya. "Jadi, jika orang tersebut akhirnya berkata, 'Hei, saya baik-baik saja,' mereka dapat berhenti menghirup obat." Ia menambahkan, jika rasa sakit tidak terkontrol, maka ada waktu untuk memberikan obat yang lebih kuat. Obat ini dirancang untuk pemantauan ketat di lingkungan klinis.
Efek pereda nyeri dari Penthrox mulai terasa setelah enam hingga dua belas tarikan napas. Durasi efeknya bisa bertahan hingga satu jam. Dr. Winston menggambarkan sensasinya seperti gas tertawa. "Ini agak mirip gas tertawa. Jadi orang-orang benar-benar tertawa histeris saat menggunakannya dan itu menghilangkan rasa sakit mereka," ujarnya. Ia menambahkan bahwa obat ini bertindak sebagai gabungan antara anestesi dan pereda nyeri.
"Ini tidak membuat Anda pingsan, tetapi cukup mengalihkan perhatian Anda dari situasi tersebut sehingga rasa sakit dapat dikesampingkan," sambung dr. Winston. Artinya, pasien tetap sadar penuh, tapi rasa sakitnya seperti 'dikesampingkan' oleh efek obat.
Lalu, siapa saja yang boleh menggunakan Penthrox? Berdasarkan informasi dari laman Department National Defence Canada, obat pereda nyeri ini diperuntukkan bagi orang dewasa. Usia penggunanya dibatasi, yaitu antara 18 hingga 65 tahun. Obat ini sudah memiliki izin edar di Australia dan Selandia Baru sejak tahun 1970-an. Sementara itu, di Kanada, baru disetujui penggunaannya pada tahun 2022.
Data menunjukkan, sudah lebih dari 5,5 juta dosis Penthrox digunakan di seluruh dunia. Meski begitu, efek samping serius dilaporkan sangat rendah. Namun, bukan berarti tidak ada efek samping sama sekali. Pada sebagian orang, Penthrox bisa menimbulkan beberapa efek, seperti pusing, kantuk, rasa mengantuk, mual, sakit kepala, hingga perubahan suasana hati. Efek lainnya termasuk kesulitan dengan ingatan atau koordinasi tubuh.
Ada satu risiko yang perlu diwaspadai: kerusakan hati atau ginjal. Meski jarang terjadi, risiko ini muncul jika dosis Penthrox terlalu banyak dalam jangka waktu singkat. Jadi, penggunaan obat ini tetap harus dalam pengawasan tenaga medis.
Secara singkat, kejadian Ismael Kone ini membuka diskusi soal penggunaan obat pereda nyeri non-opioid di kalangan atlet. Penthrox, atau 'peluit hijau', memang efektif untuk meredakan nyeri akut. Namun, penggunaannya tidak bisa sembarangan dan harus sesuai dengan usia serta kondisi medis yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemain Kanada Tertangkap Hisap "Peluit Hijau" Pereda Nyeri
Wasit Piala Dunia Kram Kaki, Pemain AS Bantu di Lapangan
Pemula Maraton Rentan Rhabdomyolysis, Dokter: Pemanasan Bertahap Kunci Utama
Ginjal Rusak Akibat Rhabdomyolysis, Bisakah Pulih?
Gagal Ginjal Akut Mengintai Pelari Marathon
Marathon Tanpa Persiapan, Rhabdomyolysis Ancam Ginjal
Berita Terbaru
Hujan Ringan Guyur Medan dan Sekitarnya Hari Ini
Pemain Kanada hisap 'peluit hijau' saat patah kaki, apa itu Penthrox?
Stunting di Sanggau Naik, Menkes Sorot Prioritas MBG
Liburan Yogyakarta Sejuta Rupiah, Begini Caranya
Lamine Yamal masuk 10 besar pencetak gol termuda Piala Dunia
Bale Yakin Mourinho Perbaiki Suasana Ruang Ganti Real Madrid
CMF Batal Rilis Ponsel Baru Tahun Ini, Harga RAM Melonjak
Dua pabrik komponen otomotif Jepang di Jatim ancam pindah ke Vietnam, ribuan pekerja terancam PHK.
Pelatih Spanyol bungkam kritik, tim muda buktikan diri usai menang 4-0 atas Arab Saudi.
Pemain Kanada Tertangkap Hisap "Peluit Hijau" Pereda Nyeri
