Peralihan Listrik MEP ke PLN Lampaui Target, Capai 102%

Agus P. · 2 min baca · 6 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Peralihan Listrik MEP ke PLN Lampaui Target, Capai 102%

Gambar atau konten salah?

Proses peralihan pelanggan listrik dari PT Muba Electric Power (MEP) ke PT PLN di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, sudah melampaui target yang ditetapkan. Realisasinya kini mencapai 102 persen, atau sebanyak 56.719 pelanggan yang tersebar di 14 kecamatan.

"Proses peralihan pelanggan telah melampaui target yang ditetapkan, dengan capaian 102 persen," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru saat meresmikan proses peralihan tersebut di Desa Air Putih Ulu, Kecamatan Plakat Tinggi, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Deru, perjalanan peralihan pelanggan dari PT MEP ke PLN ini cukup panjang dan melibatkan banyak pihak. Mulai dari dukungan penjabat bupati hingga kepemimpinan daerah saat ini. Ia memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah berperan dalam mewujudkan peralihan ini.

"Hari ini kita berbicara tentang kebutuhan pokok masyarakat, yaitu listrik. Peralihan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat agar mendapatkan pelayanan kelistrikan yang lebih baik," katanya.

Deru meminta masyarakat memanfaatkan layanan listrik untuk kegiatan produktif. Peralihan ini, menurutnya, tidak sekadar menghadirkan penerangan. Lebih dari itu, harus memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor, seperti pendidikan, kegiatan keagamaan, dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Jangan hanya sekadar terang, harus ada dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman, ibu-ibu bisa mengembangkan ekonomi kreatif, dan tentu ada jaminan pemeliharaan layanan listrik," ungkapnya.

Ia menekankan bahwa ketersediaan listrik yang andal memegang peranan penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk aktivitas produktif.

Meskipun terjadi peralihan pelanggan, Deru menegaskan bahwa PT MEP tetap memiliki peran strategis sebagai mitra PLN. Ia memastikan bahwa badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut tidak ditutup.

"PT MEP tidak ditutup. Ke depan, perusahaan ini tetap menjadi mitra dan dapat berpartisipasi sesuai dengan core business yang dimiliki," jelasnya.

Bupati Muba Toha Tohet mengatakan bahwa masyarakat Muba sudah lama menantikan layanan listrik dari PLN. Ia juga mengapresiasi dukungan gubernur yang terus mendorong percepatan proses tersebut.

"Alhamdulillah target yang ditetapkan dapat tercapai, bahkan terlampaui. Jika sebelumnya ditargetkan 56 ribu pelanggan, saat ini sudah mencapai lebih dari 57 ribu pelanggan," ujarnya.

Dari total 56.719 pelanggan yang sudah beralih, Kecamatan Plakat Tinggi menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pelanggan terbesar, yaitu mencapai 6.375 pelanggan.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID S2JB Wayhudi mengatakan bahwa peresmian ini merupakan hasil sinergi dari semua pihak.

"PLN berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin baik, kemudahan akses layanan, serta keandalan pasokan listrik untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah," imbuhnya.

Proses peralihan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan listrik negara dapat berjalan dengan baik. Dengan target awal 56.000 pelanggan yang berhasil dilewati, kini lebih dari 57.000 warga di 14 kecamatan sudah menikmati layanan listrik dari PLN. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat akan energi listrik terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

peralihanpelangganlistrikPLNMubatargetkecamatan

Komentar

Memuat komentar...