Polda Papua Evakuasi Bom Mortir Temukan di Jayapura

Dian P. · 2 min baca · 1 jam lalu · 26 dibaca
Bisik.id
Polda Papua Evakuasi Bom Mortir Temukan di Jayapura

Gambar atau konten salah?

Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua mengevakuasi satu bom yang ditemukan oleh warga di Kabupaten Jayapura, Papua. Bom berjenis mortir diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, mortir tersebut diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan oleh seorang warga,” kata Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan dalam keterangannya, Minggu (07 Juni 2026).

Bom itu terletak di Kompleks Wawung depan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu. Ia ditemukan pada Minggu (07 Juni) pukul 11.05 WIT dan dievakuasi sehari setelahnya. Evakuasi dilakukan untuk menghindari risiko yang dapat ditimbulkan oleh benda berbahaya tersebut.

“Tim berhasil mengamankan satu buah bom jenis mortir dan memasukkannya ke dalam kendaraan dinas Den Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk dibawa ke lokasi yang aman guna penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Dionisius mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan benda berbahaya serupa. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh menyentuh, memindahkan, atau mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai bahan peledak.

Mengingat wilayah Kabupaten Jayapura merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah pertempuran pada masa perang dunia, tidak menutup kemungkinan masih terdapat benda-benda sejenis yang belum ditemukan,” ucap Dionisius.

Bom jenis mortir itu sebelumnya ditemukan di kawasan Kompleks Warung, depan Perumahan Doyo Grand, pada Sabtu (06 Juni). Bom itu sudah ditemukan sejak seminggu lalu namun sempat dipindahkan.

Menurut saksi, benda yang diduga amunisi jenis bom tersebut pertama kali ditemukan sekitar satu minggu lalu di sekitar aliran kali yang berada di kawasan Doyo Baru. Benda berbahaya tersebut diduga terbawa arus banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

“Diduga benda tersebut terbawa arus banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Selain amunisi yang menyerupai bom, saksi juga menemukan dua proyektil yang menyerupai peluru,” jelasnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan warga terhadap benda berbahaya di daerah yang memiliki sejarah konflik. Tim Polda Papua tetap berjaga-jaga untuk mencegah potensi bahaya serupa di masa depan.

bom mortirPolda PapuaJayapuraPerang Dunia IIevakuasibenda berbahayakewaspadaan warga

Komentar

Memuat komentar...