Suporter Meksiko Kepung Hotel Timnas Inggris
Gambar atau konten salah?
Ratusan suporter Meksiko sudah menunggu di depan hotel tempat timnas Inggris menginap. Itu terjadi sebelum laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah.
Kedatangan skuad The Three Lions pun disambut ramai. Sebagian pendukung meneriakkan cemoohan, sementara yang lain melantunkan yel-yel khas, "Mexico".
Sebelum momen ini, Inggris sebenarnya berusaha merahasiakan lokasi hotel mereka. Alasan di balik langkah itu cukup jelas: mereka belajar dari pengalaman timnas Ekuador sebelumnya.
Dilaporkan oleh The Telegraph, suporter Meksiko sempat meneror pemain Ekuador. Mereka sengaja mengganggu waktu istirahat dengan menyalakan pengeras suara, membunyikan klakson mobil, dan menggeber sepeda motor di dekat hotel Ekuador. Peristiwa itu terjadi menjelang laga babak 32 besar yang saat itu dimenangi Meksiko dengan skor 2-0.
Kejadian serupa nyaris terulang ketika rombongan Inggris tiba di Mexico City. Meski sudah merahasiakan lokasi menginap, ratusan suporter tetap berhasil memenuhi area hotel. Pengamanan pun langsung diperketat setelah itu. Lebih dari 100 polisi antihuru-hara dikerahkan. Mereka berjaga dengan perlengkapan antipeluru, dan juga membawa anjing pelacak serta drone untuk memantau situasi sekitar.
Menurut The Guardian pada hari Minggu, 5 Juli 2026, langkah pengamanan ekstra itu baru diambil setelah Federasi Sepakbola Ekuador (FEF) mengeluhkan aksi suporter Meksiko yang selama ini dianggap mengganggu persiapan tim. Situasi di Mexico City semakin genting setelah empat orang dilaporkan tewas dalam perayaan kemenangan Meksiko atas Ekuador.
Salah satu tokoh yang ikut menyampaikan kekesalan adalah pelatih Meksiko, Aguirre. "Perubahan jadwal itu terasa seperti tendangan ke perut. Kami harus mengubah seluruh rencana. Saya sama sekali tidak menyukainya," ujar Aguirre saat dikutip. Namun, pernyataan itu tidak menyelamatkan timnya. Laga tersebut akhirnya dimenangkan Inggris dengan skor meyakinkan, 3-2.
Artikel ini menjadi berita terpopuler pada Senin, 6 Juli 2026. Situasi di luar stadion ternyata sama panasnya dengan pertandingan di dalam lapangan. Sambutan meriah sekaligus intimidatif dari suporter tuan rumah menjadi gambaran kerasnya atmosfer Piala Dunia, terutama saat tim tamu harus berhadapan dengan tekanan ekstra berupa gangguan istirahat dan keamanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
DPRD Gianyar Setujui APBD 2025
Antrean BBM Mengular, SPBU di Medan Tutup
Antrean BBM di Medan, Bobby Turun Tangan
Pria Tewas Tertemper KRL di Cianjur Saat Perbaiki Pipa
Mahasiswa Tuntut Transparansi Kasus Jampidsus
Polisi Gerebek Tempat Oplosan Gas Elpiji di Blora
Prancis vs Spanyol: Perebutan Tiket Final Piala Dunia 2026
Prancis Vs Spanyol: Tajam Lawan Kokoh
