Gempa 7,7 di RS Sentra Medika, Pasien Panik, Struktur Aman

Sigit W. · 2 min baca · 59 menit lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Gempa 7,7 di RS Sentra Medika, Pasien Panik, Struktur Aman

Gambar atau konten salah?

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Minahasa Utara dan Sulawesi Utara pada 8 June 2026. Guncangan yang kuat terasa di Sentra Medika Hospital, menyebabkan pasien berhamburan keluar gedung.

Seorang pasien bernama Jamal Pontoh mengaku sempat pasrah saat merasakan getaran. Ia tidak dapat berlari keluar rumah sakit karena sedang menggunakan tongkat. “Tadi juga sempat panik juga, tapi melihat keadaan seperti ini (pakai tongkat) ya pasrah lah,” ujar Jamal kepada detikcom saat ditemui di pelataran Sentra Medika Hospital.

Jamal menambahkan bahwa kondisi di lantai satu cukup mencekam saat gempa terjadi. Sejumlah pasien lain disebutnya turut panik dan sempat lari keluar gedung. “Di tangga darurat sudah banyak yang lari-lari, sampai di lift juga. Lansia yang ada di kursi roda lari juga,” bebernya.

Selama kejadian, Jamal berada di lantai satu gedung rumah sakit. Ia menyebut perawat sempat panik namun tidak lari dan masih berada di lokasi ketika gempa terjadi. “Tadi di lantai satu. Perawat tidak ada yang lari, tapi sempat panik,” imbuhnya.

Wadir Umum RS Sentra Medika Hospital, Junaedi Sitorus, mengatakan gempa terjadi saat waktu masuk kantor dan pendaftaran poliklinik. Ia menyebut sejumlah pasien sempat panik dan keluar gedung saat gempa terjadi. “Tadi pas kejadian itu pagi pas masuk jam kantor dengan pendaftaran awal poliklinik. Jadi sebelum masuk lantai satu sudah ada goyangan, mereka mencari keselamatan diri masing-masing, keluar dulu. Sekarang normal kembali,” ungkapnya.

Meskipun terjadi goyangan, Junaedi memastikan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut. Ia mengaku sudah berkeliling area rumah sakit dan belum menemukan adanya dampak kerusakan. “Kondisi rumah sakit kita aman, karena struktur bangunan terjaga dengan baik. Sampai sekarang saya keliling belum ada kerusakan. Pasien juga semua terjaga dengan baik,” ucapnya.

Kejadian ini menegaskan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan struktur bangunan yang kuat di daerah rawan gempa. Meskipun pasien mengalami ketakutan, keselamatan fisik mereka tetap terjaga, dan rumah sakit tidak mengalami kerusakan struktural.

GempaMinahasa UtaraSulawesi UtaraSentra Medika HospitalJamal PontohKesiapsiagaanStruktur Bangunan

Komentar

Memuat komentar...