Listrik Sigi Pulih Total Pasca Gempa Palu 6,7
Gambar atau konten salah?
Pasokan listrik di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kini telah pulih sepenuhnya. Sebelumnya, jaringan listrik sempat terganggu akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang berpusat di Kota Palu. Warga setempat kini sudah bisa kembali menggunakan listrik seperti biasa tanpa hambatan.
Gempa yang terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026, menyebabkan kerusakan pada jaringan kelistrikan di beberapa wilayah. Kabupaten Sigi menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak. Akibat guncangan tersebut, sebanyak 3 penyulang, 15 section, dan 651 gardu listrik mengalami gangguan dan tidak berfungsi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Tenggara dan Utara, Usman Bangun, menyampaikan bahwa pemulihan berjalan cepat berkat kerja sama semua pihak. "Berkat kolaborasi luar biasa ini, proses pemulihan kelistrikan bisa berjalan cepat sehingga seluruh pelanggan dapat kembali menikmati layanan listrik secara normal," ujarnya dalam keterangan resmi pada Sabtu, 20 Juni 2026.
PLN langsung mengerahkan personel dan mitra kerja ke lapangan begitu gempa terjadi. Mereka bekerja tanpa henti untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak. Berdasarkan data dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu, per 19 Juni 2026, seluruh infrastruktur kelistrikan yang terdampak gempa sudah berhasil dinormalisasi 100 persen.
"Apresiasi setinggi-tingginya kepada tim PLN UP3 Palu, UP2K Sulawesi Tengah, PLN Nusa Daya, Andika Energindo, serta seluruh mitra kerja yang telah bahu-membahu tanpa henti sejak hari pertama gempa," tambah Usman Bangun.
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, juga memberikan apresiasi atas kerja cepat PLN. Menurutnya, pemulihan listrik sangat membantu penanganan darurat pascagempa. Fasilitas-fasilitas penting seperti puskesmas dan rumah sakit sangat bergantung pada pasokan listrik untuk bisa beroperasi.
"Kami sangat mengapresiasi langkah taktis PLN yang sejak hari pertama langsung hadir di lapangan. Kecepatan pemulihan listrik ini sangat vital karena sangat membantu proses penanganan darurat, operasional pelayanan kesehatan di puskesmas, hingga kelancaran distribusi bantuan bagi warga," ungkap Samuel.
Selain memulihkan jaringan listrik, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program PLN Peduli. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak gempa di Kabupaten Sigi. Penyaluran bantuan dilakukan ke sejumlah posko pengungsian dan fasilitas kesehatan yang berada di Kecamatan Nokilalaki dan Kecamatan Palolo.
Pemulihan listrik yang cepat ini menjadi salah satu faktor kunci dalam proses penanganan bencana. Tanpa listrik, banyak kegiatan darurat seperti pelayanan medis dan distribusi logistik akan terhambat. Kehadiran listrik yang stabil membantu warga dan petugas di lapangan untuk bekerja lebih efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gempa 6,7 Guncang Sigi, Warga Kembali Mengungsi
Brimob Kirim Mobil Air Bersih dan Dapur Lapangan ke Sigi
Bapa Tahu Kebutuhan Kita, Berhentilah Khawatir
Sabtu 20 Juni 2026, Umat Katolik Diajak Renungkan Peristiwa Gembira Rosario
Cara Cek BPNT Juni 2026: Status dan Desil Penerima
20 Juni 2026 Bertepatan dengan 5 Muharram 1448 H
Berita Terbaru
Listrik Sigi Pulih Total Pasca Gempa Palu 6,7
Pesantren Bukan Sekadar Lembaga, Ikut Bangun Bangsa
Haaland Makan Jantung dan Hati Sapi, Ahli Sebut Bahaya
Gemblong Persahabatan Ludes 4.000 Per Hari, Usaha Keluarga Elah
Paraguay kalahkan Turki 1-0 meski kena kartu merah
Wabah Pes Prasejarah Ditemukan pada Pemburu-Pengumpul Siberia
Peralihan Listrik MEP ke PLN Lampaui Target, Capai 102%
Juru Parkir Gagalkan Curian Rp 3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
