Peselancar Selamatkan Wanita dari Serangan Hiu di Pantai Coogee
Gambar atau konten salah?
Suasana tegang dan panik menyelimuti perairan Pantai Coogee di Sydney, Australia, pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. Seorang wisatawan wanita mengalami luka-luka setelah diserang oleh seekor hiu besar. Beruntung, aksi cepat seorang peselancar profesional yang kebetulan berada di lokasi kejadian berhasil menyelamatkannya.
Kronologi kejadian bermula saat para pengunjung pantai yang sedang berenang di perairan tersebut mulai berteriak meminta tolong. Mereka melihat ada bayangan besar yang mencurigakan di bawah air. Charlie Verco, seorang atlet peselancar paddleboard elite dari klub North Bondi, langsung merespons situasi darurat itu. Verco, yang saat itu sedang berlatih keras untuk persiapan kejuaraan dunia di Hawaii pada bulan Juli mendatang, dengan cepat mendayung mendekati area yang disebut-sebut sebagai lokasi kemunculan hiu.
Saat tiba di lokasi, Verco melihat sekelompok kecil orang, sekitar tiga orang, yang berada sangat dekat dengan sebuah bayangan abu-abu besar dan gelap di dalam air. Beberapa perenang bahkan sempat berusaha memanjat naik ke atas papan dayung milik Verco yang berukuran 18 kaki, atau sekitar 5,5 meter, untuk menyelamatkan diri. Dengan pengalamannya sebagai atlet dan penjaga pantai terlatih, Verco segera memastikan bahwa bayangan besar itu adalah seekor hiu dengan ukuran yang sangat besar, diperkirakan mencapai panjang sekitar 3,5 meter.
“Saya cukup memahami perilaku hiu. Saat itu, yang saya lihat mereka hanya sedang penasaran, bukan dalam keadaan agresif,” ujar Verco kepada The Guardian pada Senin, 15 Juni 2026. Sebagai seorang penjaga pantai yang terlatih, langkah pertama yang dilakukan Verco adalah memberi isyarat kepada rekan-rekan penjaga pantai yang berada di daratan untuk segera membunyikan alarm peringatan hiu. Ia berusaha keras untuk mengosongkan area perairan dari para pengunjung, namun situasi justru berubah menjadi semakin mencekam dan panik ketika seorang wanita mulai berteriak histeris.
“Lalu, wanita lain mulai menjerit. Saat itu juga, saya bisa melihat dengan jelas bahwa dia sedang diseret oleh sesuatu... ada banyak sekali darah di dalam air. Pemandangan itu sangat mengejutkan,” tambah Verco menggambarkan detik-detik mengerikan tersebut. Verco menuturkan bahwa hiu tersebut sempat muncul ke permukaan air dan memperlihatkan sirip punggungnya yang besar. “Ukurannya benar-benar besar. Saya hanya pernah melihat satu ekor hiu yang lebih besar dari ini sebelumnya, yaitu seekor hiu macan di Hawaii,” kata dia.
Verco melanjutkan ceritanya, korban sempat menghilang dari permukaan air lalu muncul kembali. Pada saat itu, hiu melepaskan gigitannya. Verco dengan sigap membantu wanita tersebut untuk berpegangan pada papan dayungnya. Namun, tidak lama kemudian, korban diduga kehilangan kesadaran dan cengkeramannya di papan dayung menjadi lemah. “Saya harus mencoba memeganginya dengan satu tangan, sementara tangan yang lain terus mendayung sekuat tenaga ke arah pantai,” jelas Verco.
Tantangan belum berakhir. Verco harus membawa korban dan dirinya sendiri kembali ke tepi pantai yang aman. Dengan situasi yang penuh tekanan dan kepanikan, perjalanan menuju pantai terasa sangat lama, padahal sebenarnya hanya memakan waktu sekitar tiga hingga lima menit. Setelah tiba di bagian perairan yang dangkal, Verco segera dibantu oleh sejumlah orang lain yang berada di sekitar lokasi untuk membawa korban naik ke daratan pantai.
Seorang juru bicara dari dinas ambulans New South Wales (NSW Ambulance) mengonfirmasi bahwa wanita yang menjadi korban serangan hiu tersebut mengalami luka-luka pada bagian lengan dan kakinya. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 30-an tahun itu segera dilarikan ke Rumah Sakit St Vincent's menggunakan ambulans. Pada Sabtu malam, kondisi korban dilaporkan berada dalam keadaan kritis dan membutuhkan penanganan medis intensif.
Menyusul insiden serius ini, otoritas keselamatan pantai setempat, Surf Life Saving New South Wales (SLSNSW), mengambil keputusan tegas. Mereka menutup seluruh area pantai yang membentang dari Bondi hingga Maroubra selama 24 jam penuh untuk melakukan penyisiran dan memastikan keamanan bagi para pengunjung. Steve Pearce, selaku Chief Executive SLSNSW, menyatakan bahwa kejadian ini merupakan insiden serius keempat yang berkaitan dengan hiu di wilayah perairan Sydney sejak bulan September 2025. “Kami menyampaikan doa dan harapan terbaik kami kepada [korban] wanita yang terlibat dan keluarganya saat ini, setelah insiden hiu mengerikan lainnya terjadi di garis pantai kami,” ucapnya.
Kejadian di Pantai Coogee ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di perairan laut, terutama di kawasan yang dikenal sebagai habitat alami hiu. Meskipun serangan hiu tergolong jarang terjadi, respons cepat dan keberanian dari seorang peselancar seperti Charlie Verco menjadi kunci yang membedakan antara sekadar insiden dan sebuah tragedi. Aksi heroiknya menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan pengetahuan akan perilaku satwa laut bagi mereka yang beraktivitas di perairan terbuka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Belasan Kampung Bernama Sambong di Tasikmalaya, Warga Waspada Salah Alamat
Korban Penganiayaan di Cileunyi Malah Minta Maaf
Aktor Cuk Nugroho, Pemeran Saep di Preman Pensiun, Meninggal
Anak-Anak Ciamis Berburu Layangan Putus, Lebih Seru dari Gawai
Rupiah Melemah, Harga Oli dan Sparepart Melonjak
Cuaca Bandung Minggu: Sejuk, Awan, Kelembapan Tinggi
Berita Terbaru
Teleskop Radio Raksasa dengan 1.650 Antena Akan Dibangun di Nevada
Transmart Full Day Sale: Diskon Samsung LED TV Rp 1,8 Juta
Bitcoin Anjlok 5% Akibat Konflik Israel-Lebanon, Likuidasi Capai Rp9 Triliun
Peselancar Selamatkan Wanita dari Serangan Hiu di Pantai Coogee
337 Ribu Daftar SPMB Jateng, Hanya 231 Ribu Kursi Tersedia
294 Pebalap Siap Bertarung di BMX Supercross Banyuwangi
Penambang Pasir Tewas Terkena Letusan Sekunder Gunung Semeru
Resep Gado-Gado Betawi: Saus Kacang Kental Gurih, 45 Menit
Bekas Tambang Pasir Besi di Lombok Timur Jadi Spot Foto Viral
